DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN ASPEK MOTORIK HALUS MELALUI TEKNIK MOZAIK MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DAN EXPLICIT INSTRUCTION PADA KELOMPOK B TK TRISULA II PERWARI BANJARMASIN
PENGARANG:IKE NURZANNAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-18


Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya perkembangan motorik halus anak, hal ini disebabkan pembelajaran yang membosankan dikarenakan pembelajaran disekolah hanya fokus ke lembar kerja seperti mewarnai, menulis, mencocokkan, menebalkan huruf dan penggunaan media pembelajaran kurang variatif. Upaya pemecahan masalah ini yaitu melalui teknik mozaik menggunakan model project based learning dan explicit instruction. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan aktivitas guru, mendeskripsikan aktivitas anak dan menganalisis hasil perkembangan motorik halus anak. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan dalam 3 pertemuan. Subjek penelitian adalah anak kelompok B TK Trisula II Perwari Banjarmasin berjumlah 15 orang anak. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan anak. indicator keberhasilan yaitu pada aktivitas guru mencapai rentang skor 23 – 28 dengan kategori “Sangat Baik”, aktivitas anak mencapai rentang skor 17 - 20 secara individual dengan kategori “Sangat Aktif” dan secara klasikal mencapai ≥82% dengan kategori “Seluruh Anak Aktif” dan hasil perkembangan motorik halus anak mencapai ≥82% dengan kategori “Berkembang Sangat Baik (BSB)”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas guru pada pertemuan ke-1 mendapat skor 17 dengan kategori “Cukup Baik” dan terus meningkat hingga pertemuan ke-3 mendapat skor 27 dengan kategori “Sangat Baik”. (2) Aktivitas anak pada pertemua ke-1 mendapat persentase 33% kategori “Sebagian Kecil Anak Aktif” dan terus meningkat hingga pertemua ke-3 mendapat persentase 100% dengan kategori “Seluruh Anak Aktif”. (3) Hasil perkembangan motorik halus pada pertemuan ke-1 mendapat persentase 47% dan terus meningkat hingga pertemuan ke-3 mencapai 100% anak berhasil berkembang dengan kategori “Berkembang Sangat Baik (BSB)”. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui teknik mozaik menggunakan model project based learning dan explicit instruction dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan motorik halus anak dalam menempel dengan tepat secara optimal. Disarankan bagi kepala sekolah, guru dan peneliti selanjutnya dapat menjadi bahan masukan informasi untuk memperbaiki pembelajaran pada anak. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI