DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MUATAN PPKn MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING, GROUP INVESTIGATION DAN SNOWBALL THROWING KELAS V SDN SEMANGAT DALAM 1 BARITO KUALA | |
| PENGARANG | : | FITRIANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-18 |
Fitriani. 2024. Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Muatan PPKn Menggunakan Model Problem Based Learning, Group Investigation Dan Snowball Throwing Kelas V SDN Semangat Dalam 1 Barito Kuala. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing Dr. Novitawati, S.Psi., M.Pd.
Kata Kunci : Keterampilan Berpikir Kritis, Problem Based Learning, Group Investigation dan Snowball Throwing.
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa. Hal ini terjadi karena dalam proses pembelajaran siswa kurang memahami materi, belum mampu mengembangkan pemecahan masalah dan kurang menanggapi permasalahan yang diberikan oleh guru, sehingga mengakibatkan kurangnya keterampilan berpikir kritis siswa. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning, Group Investigation dan Snowball Throwing dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, mendeskripsikan aktivitas siswa, menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis dan peningkatan hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian yaitu siswa kelas V SDN Semangat Dalam 1 Barito Kuala yang berjumlah 31 orang, pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis data yang disajikan dalam penelitian ini berupa data kualitatif diperoleh dari hasil observasi aktivitas guru, aktivitas siswa dan keterampilan berpikir kritis siswa sedangkan, data kuantitatif diperoleh dari hasil belajar siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 mendapat skor 23, pertemuan 2 mendapat skor 26, pertemuan 3 mendapat skor 30 dan pertemuan 4 mendapat skor 32. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 memperoleh persentase 49%, pertemuan 2 memperoleh persentase 74%, pertemuan 3 memperoleh persentase 90% dan pertemuan 4 memperoleh persentase 100%. Keterampilan berpikir kritis pada pertemuan 1 memperoleh persentase 45%, pertemuan 2 memperoleh persentase 74%, pertemuan 3 memperoleh persentase 84% dan pertemuan 4 memperoleh persentase 93%. Sehingga hal ini berdampak pada hasil belajar afektif, kognitif yang memperoleh persentase dari 42%, 52%, 81% dan 94%, serta psikomotorik memperoleh persentase dari 35%, 52%, 74% dan 94% yang terjadi peningkatan secara klasikal.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning, Group Investigation dan Snowball Throwing dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar. Adapun saran bagi kepala sekolah, guru, siswa dan peneliti lain adalah agar penelitian ini dapat dijadikan bahan referensi dan sebagai alternatif pertimbangan saat memilih model pembelajaran yang efektif.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI