DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PECAHAN SEDERHANA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA KELAS III DI SD NEGERI KIAPAK KABUPATEN PULANG PISAU | |
| PENGARANG | : | SUTANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-18 |
ABSTRAK
Sutanti, 2024. Meningkatkan Hasil BelajarMatematika Materi Pecahan SederhanaMenggunakan Model Problem Based LearningPada Kelas III di SD Negeri Kiapak Kabupaten Pulang Pisau. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Drs. Sunarno, M.Pd.
Kata Kunci : Hasil Belajar, Pecahan Sederhana, Problem Based Learning (PBL)
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada materi pecahan sederhana muatan Matematika kelas III di SD NegeriKiapak Kabupaten Pulang Pisau. Hal ini disebabkan karena siswa tidak terlibat aktif dalam pembelajaran matematika, siswa tidak mampu memecahkan permasalahan pembelajaran matematika, siswa tidak mampu mengaplikasikan konsep matematika dengan kehidupan sehari-hari. Kurangnya minat atau ketertarikan serta kemampuan siswa dalam pembelajaran matematika tentunya berdampakterhadap hasil belajar siswa. Untuk itu dilakukan penelitian dengan tujuan mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa, serta menganalisis peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan Model Problem Based Learning.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama dua siklus. Setting penelitian dilakukan di SDN Kiapak Kabupaten Pulang Pisau pada siswa kelas III dengan jumlah siswa 14 orang tahun ajaran 2023/2024. Penelitian dilakukan pada pelajaran matematika materi pecahan sederhana. Jenis data yang digunakan yaitu data kualitatif berupa observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran serta data kuantitatif berupa hasil belajar siswa ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Analisis data dihitung berdasarkan skala persentase dan indikator ketuntasan belajar klasikal yang telaj ditetapkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada siklus I memperoleh total skor 16 dengan kriteria “Baik” dan meningkat pada siklus II memperoleh total skor 20 dengan kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas siswa pada siklus I memperoleh skor 64% dengan kriteria “Aktif” dan meningkat pada siklus II mencapai skor 100% dengan kriteria “Sangat Aktif”. Hasil belajar siswa ranah kognitif dan afektif pada siklus I mencapai 43%, psikomotorik pada siklus I mencapai 36% dan meningkat pada siklus II mencapai 100% secara klasikal.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika materi pecahan sederhana. Dan disarankan kepada guru, kepala sekolah, dan peneliti lain untuk menggunakan model pembelajaran dalam menciptakan kegiatan belajar mengajar yang dapat meningkatkan interaksi dan keterlibatan siswa pada kegiatan pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI