DIGITAL LIBRARY



JUDUL:FORMULASI SEDIAAN SERUM WAJAH EKSTRAK ETANOL KULIT JENGKOL (Archidendron jiringa (Jeck) Nielsen) ASAL KABUPATEN BANJAR KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:HUMAIRA SALWA SYAFITRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-22


Kulit buah jengkol (Archidendron jiringa (Jeck) Nielsen) memiliki aktivitas antioksidan yang tergolong kuat sehingga dapat diformulasikan menjadi sediaan serum wajah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh variasi konsentrasi gliserin dengan F1 (10%), F2 (12,5%), dan F3 (15%) sebagai humektan terhadap karakteristik fisik sediaan serum wajah. Karakteristik fisik yang diuji meliputi organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, viskositas, dan waktu kering. Hasil organoleptis menunjukkan serum berwarna coklat, beraroma khas mawar, cairan sedikit kental hingga cairan kental, dan homogen. Hasil uji pH pada F1, F2, dan F3 sebesar 6,5, 6,46±0,05, dan 6,46±0,05. Hasil uji daya sebar pada F1, F2, dan F3 sebesar 6,8±0,1 cm, 6,5±0,1 cm, dan 6,2±0,1 cm. Hasil uji daya lekat pada F1, F2, dan F3 sebesar 2,51±0,1 detik, 3,23±0,05 detik, dan 3,99±0,04 detik. Hasil viskositas pada F1, F2, dan F3 sebesar 2933±152,75 cP, 3517±104,08 cP, dan 4700±264,57 cP. Hasil uji waktu kering pada F1, F2, dan F3 sebesar 111,67±8,62 detik, 153±11 detik, dan 225,33±13,20 detik. Kesimpulan penelitian ini yaitu peningkatan konsentrasi gliserin meningkatkan intensitas warna, viskositas, daya lekat, dan waktu kering serta menurunkan daya sebar sediaan serum wajah.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI