DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EFEKTIVITAS METODE DEPURASI TERHADAP ELIMINASI KANDUNGAN LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) DAN TIMBAL (Pb) PADA BELUT SAWAH (Monopterus albus, Zuieuw 1793) | |
| PENGARANG | : | JONATHAN NATAL CAHYONO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-22 |
Belut merupakan salah satu komoditas penting Indonesia untuk pasar lokal dan ekspor dengan harga pasar lokal berkisar Rp 25.000,- sampai Rp 50.000,-/kg serta pasar ekspor berkisar 6 sampai 10 dolar Amerika/kg. Komoditi belut yang ada di Indonesia sebagian besar diperoleh dari alam seperti area persawahan, namun saat ini area persawahan tidak luput dari pencemaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan logam kadmium (Cd) dan timbal (Pb) pada Belut Sawah (Monopterus albus Zuieuw) setelah dilakukan percobaan depurasi. Penelitian mengenai depurasi logam berat pada belut belum pernah dilakukan di Indonesia. Belut Sawah (Monopterus albus Zuieuw) diambil langsung dari area persawahan Desa Sungai Batang lalu dilakukan percobaan depurasi di laboratorium. Depurasi dilakukan dengan perendaman pada air terkontrol selama 3, 5 dan 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan kandungan kadmium (Cd) berkisar antara 0,037 – 0,156 mg/kg dan timbal (Pb) berkisar antara 0,357 – 2,230 mg/kg pada Belut Sawah yang tertangkap di Desa Sungai Batang. Hasil uji Friedman menunjukkan depurasi tidak berpengaruh nyata terhadap penurunan kadmium (Cd), sedangkan hasil uji Repeated Measure Anova menunjukkan depurasi berpengaruh nyata terhadap penurunan timbal (Pb) pada Belut Sawah. Penurunan kadmium (Cd) dan timbal (Pb) tertinggi terjadi pada perlakuan perendaman selama 3 hari.
Kata kunci: Depurasi, Logam Berat, Kadmium, Timbal, Belut Sawah, Persawahan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI