DIGITAL LIBRARY



JUDUL: “LAKI-LAKI PENGGUNA SKINCARE: KAJIAN PERFORMATIVITAS PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT”
PENGARANG:RIRIN ISNAENI NUR
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-24


ABSTRAK

Ririn Isnaeni Nur. 2024. “Laki-Laki Pengguna Skincare: Kajian Performativitas Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lambung Mangkurat”, Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. (Dibimbing oleh Arif Rahman Hakim, S.S., M.A)

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hadirnya tren penggunaan skincare bagi mahasiswa laki-laki di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lambung Mangkurat (FISIP ULM). Fenomena tersebut sampai saat ini masih memicu pro dan kontra tentang apa yang dianggap maskulin dan feminim oleh norma gender yang masih berlaku di masyarakat FISIP ULM. Tujuan dari penelitian ini adalah; 1) Menggambarkan pemahaman mahasiswa FISIP ULM terhadap praktik skincare sehingga mampu meng subversi atau mengubah atau menentang norma-norma yang sudah ada; 2) Menggambarkan tindakan performativitas mahasiswa pengguna skincare dalam membentuk identitas gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi non-partisipan, wawancara mendalam semi terstruktur dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di lingkungan FISIP ULM kepada mahasiswa FISIP ULM yang memiliki kriteria minimum sebagai pengguna skincare basic dan satu produk tambahan sesuai dengan kebutuhan kulit. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa praktik skincare bagi mahasiswa FISIP ULM ini adalah bentuk pemahaman tentang kesadaran diri dan kebutuhan mendasar terkait kesehatan wajah mereka sebagai mahasiswa. Adanya respon yang ditunjukkan oleh kalangan masyarakat FISIP ULM terhadap mahasiswa pengguna skincare ini menjadi sebuah tantangan bagi mereka. Karena tuntutan tersebut membuat mahasiswa melakukan tindakan performativitas dengan secara terus menerus melakukan pengulangan terhadap praktik skincare-an sehingga memicu perubahan dalam identitas gender mereka menjadi lebih fleksibel dan tidak kaku. Dapat disimpulkan bahwa praktik skincare-an yang dilakukan mahasiswa ini mencerminkan tindakan mensubversi norma gender yang ada tentang pembagian terhadap sikap maskulin dan feminim, di mana praktik skincare-an bukan suatu hal yang eksklusif milik salah satu gender saja.

Kata kunci : Mahasiswa, Skincare, Subversi, Performativitas.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI