DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MANAJEMEN GERAKAN SEKOLAH SEHAT (GSS) (Studi Multisitus SMP Negeri 6 Banjarbaru dan SMP Negeri 8 Banjarbaru) | |
| PENGARANG | : | Pipitniaty | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-24 |
ABSTRAK
Pipitniaty, 2024. Manajemen Gerakan Sekolah Sehat (Studi Multisitus SMP Negeri 6 Banjarbaru dan SMP Negeri 8 Banjarbaru) Tesis. Program Magister Administrasi Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing I: Dr. H. Metroyadi, SH, M.Pd, Pembimbing II : Dr. Suhaimi ,M.Pd
Kata Kunci: Manajemen, Gerakan Sekolah Sehat
Kesehatan sekolah dan kesehatan peserta didik merupakan bagian penting dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran. Kemampuan hidup sehat, serta pertumbuhan dan perkembangan peserta didik yang harmonis dan optimal akan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Gerakan Sekolah Sehat adalah upaya yang dilakukan secara bersama dan berkesinambungan serta memerlukan manajemen untuk meningkatkan status kesehatan sekolah. Manajemen Gerakan Sekolah Sehat berhubungan dengan tata kelola pelaksanaan sekolah sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara mendalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi Gerakan Sekolah Sehat di SMP Negeri 6 Banjarbaru dan SMP Negeri 8 Banjarbaru.
. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multisitus dan teknik pengumpulan data melaui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian diantaranya adalah kepala sekolah, pendidik dan tenaga kependid ikan. Analisa data melalui reduksi data, data display, verifikasi, analisis data situs tunggal dan analisis multisitus, temuan penelitian situs 1, situs 2, proposisi serta kesimpulan.
Hasil penelitian Manajemen Gerakan Sekolah Sehat dilihat dari fokus penelitian yaitu sebagai berikut: (1) perencanaan GSS meliputi visi, misi dan tujuan, perencanaan strategis, dan perencanaan opersional. Melibatkan semua pihak dan menjadi rujukan perumusan visi dan misi, penyusunan rencana kerja, penyusunan program, sosialisasi program serta mempertimbangkan sumber daya yang tersedia; (2) pengorganisasian GSS meliputi Penerbitan SK Tim GSS, identifikasi kegiatan, Tugas dan tanggung jawab Tim, dan penetapan personal. Pengorgnisasian dilakukan dengan membentuk tim pelaksana kegiatan, tugas dan tanggung jawab yang jelas dalam tim sehingga mencapai tujuan program; (3) pelaksanaan GSS meliputi sehat bergizi dan sehat fisik jasmani dan rohani. Pelaksanaan GSS secara berkesinambungan dan melibatkan semua pihak serta fokus pada sehat bergizi dan sehat fisik jasmani dan rohani; (4) evaluasi GSS meliputi efektiitas pelaksanaan program, kekuatan kelemahan GSS dan rekomendasi. Evaluasi dilakukan secara berkala oleh kepala sekolah, digunakan untuk menyempurnakan GSS selanjutnya dan meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan GSS.
Berdasarkan hasil temuan penelitian disarankan agar (1) sosialisasi program GSS kepada seluruh pihak terkait dan peran serta masyarakat dalam mendukung program GSS; (2) pelatihan dan pengembangan kapasitas tim GSS; (3) komitmen dan partisipasi semua warga sekolah; dan (4) alokasi anggaran mendukung program GSS
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI