DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA MATERI PERISTIWA KEBANGSAAN MASA PENJAJAHAN MENGGUNAKAN MODEL MADIHIN PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR | |
| PENGARANG | : | GHINA ALFINA LUTHFIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-25 |
Luthfia, Ghina Alfina (2024) Meningkatkan Aktivitas dan Kemandirian Belajar Siswa Pada Materi Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan Menggunakan Model MADIHIN Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Dr. Rizky Amelia, S.Pd., M.Pd.
Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Kemandirian Belajar, Model MADIHIN (Problem Based Learning, Jigsaw, dan Snowball Throwing).
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan kemandirian belajar siswa sehingga hasil belajar siswa cenderung rendah. Hal tersebut disebabkan siswa kurang terlibat aktif dalam proses pembelajaran, siswa kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran, kurangnya inisiatif siswa dalam belajar, kurangnya kepercayaan diri siswa, masih bergantung kepada teman. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model MADIHIN (Problem Based Learning, Jigsaw, dan Snowball Throwing) dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, kemandirian belajar siswa, dan hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek Penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Benua Anyar 10 Banjarmasin yang berjumlah 17 orang siswa terdiri dari 8 orang siswa laki-laki dan 9 orang siswa perempuan, pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Data yang diambil merupakan data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa dan kemandirian belajar siswa, kemudian menggunakan data kuantitatif untuk hasil belajar siswa yang diperoleh melalui tes tertulis secara kelompok dan individu. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analisis dan cross tabulasi dijabarkan dengan tabel, grafik dan interpretasi dengan persentase.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan I memperoleh skor 25, pertemuan II memperoleh skor 29, pertemuan III memperoleh skor 35 dan pertemuan IV meningkat memperoleh skor 40. Aktivitas siswa pada pertemuan I memperoleh persentase 41%, pertemuan II memperoleh persentase 71%, pertemuan III memperoleh persentase 82% dan pertemuan IV memperoleh persentase 94%. Kemandirian belajar siswa pada pertemuan I memperoleh persentase 47%, pertemuan II memperoleh persentase 71%, pertemuan III memperoleh persentase 82% dan pertemuan IV memperoleh persentase 94%. Untuk ketuntasan klasikal hasil belajar siswa pada pertemuan I memperoleh persentase 47,06%, pertemuan II memperoleh persentase 76,47%, pertemuan III memperoleh persentase 88,24% dan pertemuan IV memperoleh persentase 94,12%.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model MADIHIN dapat meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, kemandirian dan hasil belajar siswa. Adapun saran bagi kepala sekolah, guru, siswa dan peneliti lain adalah agar penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi dalam menggunakan model pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar pada siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI