DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN PELAKSANAAN PENGAWASAN MINUM OBAT PASIEN JIWA DI POLIKLINIK RSJ SAMBANG LIHUM
PENGARANG:MUHAMMAD RIZA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-25


Latar belakang: Salah satu masalah kesehatan pada masyarakat yang sering muncul di dunia maupun Indonesia adalah gangguan jiwa. Salah satu kendala dalam pengobatan pasien jiwa adalah kepatuhan minum obat. Hal ini berkaitan dengan dukungan keluarga dalam perawatan pasien jiwa di rumah. Untuk melakukan perawatan tersebut, keluarga sebagai orang terdekat perlu memiliki bekal pengetahuan mengenai penyakit yang dialami oleh pasien demi terlaksananya pengawasan minum obat yang sesuai jadwal dan dosis yang diresepkan.

 

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan keluarga dengan pelaksanaan pengawasan minum obat pasien jiwa di Poliklinik RSJ Sambang Lihum.

 

Metode:  Penelitian deskriptif kuantitatif korelasional dengan menggunakan kuesioner pengetahuan dan pengawasan minum obat pasien jiwa kepada 90 keluarga dengan teknik accidental sampling pada tanggal 01-08 Juni 2024. Analisis data dengan menggunakan Uji Spearman.

 

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan p-value 0,0001 > α, yang berarti ada hubungan antara tingkat pengetahuan keluarga terhadap pelaksanaan pengawasan minum obat keluarga, dengan tingkat korelasi sangat kuat (0.790).

 

Diskusi: Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pengetahuan keluarga, pengawasan minum obat akan semakin baik. Keluarga pasien diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mengenai peran keluarga dalam pelaksanaan pengawasan minum obat pasien jiwa agar menunjang proses pengobatan di rumah.

 

Kata kunci: Keluarga, Pasien Jiwa, Pengetahuan, PMO

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI