DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING, PICTURE AND PICTURE, DAN MEDIA PAPOPIN PADA KELOMPOK B TK KENANGA BANJARMASIN
PENGARANG:RIZKY AULIA PUTRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-25


Putri, Rizky Aulia. 2024. Meningkatkan Kemampuan Kognitif Menggunakan Model Problem Based Learning, Picture and Picture, Dan Media PAPOPIN Pada Kelompok B Tk Kenanga Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. PembimbingProf. Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D.

Kata Kunci : Kognitif, Pola ABCD-ABCD, Problem Based Learning, Picture and Picture, Media PAPOPIN.

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya perkembangan kognitif anak dalam mengenal pola ABCD-ABCD. Hal ini disebabkan pembelajaran bersifat satu arah, model pembelajaran kurang menarik, dan media pembelajaran yang digunakan kurang bervariasi. Dampaknya perkembangan kognitif anak tidak akan berkembang secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, dan menganalisis hasil perkembangan kognitif anak dalam mengenal pola ABCD-ABCD.

Pendekatan penelitian ini menggunakan kualititatif dengan jenis penelitian tindakan kelas, dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan, setting penelitian pada anak kelompok B TK Kenanga Banjarmasin yang berjumlah 10 anak (5 laki-laki dan 5 perempuan). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara serta penilaian aspek perkembangan kognitif anak.Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Analisis data penelitian ini menerapkan teknik deskriptif kualitatif dan analisis cross tabulasi yang dijabarkan dengan tabel, grafik, serta interprestasi melalui presentase.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas guru pada pertemuan ke-1 mendapat skor 22 dengan kategori “Baik” dan terus meningkat hingga pertemuan ke-4 mendapat skor 31 dengan kategori “Sangat Baik”. (2) Aktivitas anak pada pertemuan ke-1 mendapat persentase 30% kategori “Sebagian Kecil Anak Aktif” dan terus meningkat hingga pertemuan ke-4 mendapat persentase 100% kategori “Seluruh Anak Aktif”. (3) Hasil perkembangan kognitif anak pada pertemuan ke-1 mendapat persentase 30% dan terus meningkat hingga pertemuan ke-4 mencapai 100% anak berhasil berkembang dengan kategori “Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB)”.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning, Picture and  Picture, dan media PAPOPIN dapat meningkatkan aktivitas anak dan hasil perkembangan kognitif anak dengan sangat aktif dan berkembang sangat baik. Disarankan penggunaan model tersebut sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan perkembangan kognitif anak mengenal pola ABCD-ABCD.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI