DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR PADA MUATAN IPAS MELALUI KOMBINASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING, TAKE AND GIVE, DAN NUMBERED HEAD TOGETHER PADA SISWA KELAS V DI SDN ANJIR PASAR LAMA 1 | |
| PENGARANG | : | SHAHIFA FITRIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-26 |
Fitria, Shahifa (2024). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dan Motivasi Belajar Pada Muatan IPAS Melalui Kombinasi Model Problem Based Learning, Take And Give, dan Numbered Head Together Pada Siswa Kelas V Di SDN Anjir Pasar Lama 1. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Dessy Dwitalia Sari, M.Pd
Kata Kunci : Keterampilan Berpikir Kritis, Motivasi Belajar Siswa, Problem Based Learning, Take And Give, Numbered Head Together
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS. Penyebabnya karena proses pembelajaran yang masih menerapkan pembelajaran teacher centered, sehingga siswa belum bisa berpikir kritis dalam memecahkan masalah, kurangnya rasa ingin tahu, dan pembelajaran masih monoton sehingga membuat siswa merasa bosan. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan kombinasi model pembelajaran Problem Based Learning, Take And Give, dan Numbered Head Together. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Anjir Pasar Lama 1, yang berjumlah 13 orang siswa terdiri atas 5 laki-laki dan 8 perempuan, semester II Tahun Ajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi keterampilan berpikir kritis, lembar observasi dan angket motivasi belajar, serta tes tertulis secara kelompok dan individu.
Hasil penelitian ini menunjukkan observasi keterampilan berpikir kritis siswa pada pertemuan 1 sampai 4 secara klasikal meningkat dari 23% dengan kriteria kurang terampil menjadi 100% dengan kriteria sangat terampil. Motivasi belajar siswa siswa pada pertemuan 1 sampai 4 secara klasikal meningkat dari 23% dengan kriteria kurang tinggi menjadi 100% dengan kriteria sangat tinggi.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan kombinasi model pembelajaran Problem Based Learning, Take And Give, dan Numbered Head Together pada keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS telah terlaksana dengan baik pada setiap pertemuannya dan telah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan peneliti. Adapun saran bagi kepala sekolah, guru, dan peneliti lain adalah agar penelitian ini dijadikan referensi dalam memilih dan menunggunakan model pembelajaran khususnya muatan IPAS di sekolah dasar.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI