DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS, AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PENYAJIAN DATA MENGGUNAKAN MODEL PBL, GI DAN MAKE A MATCH PADA SISWA KELAS IV SDN BANTUIL 1 BARITO KUALA
PENGARANG:NOVITA AYU ANGGEREANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-26


ABSTRAK

Permasalahan yang terjadi pada penelitian ini adalah rendahnya berpikir kritis, aktivitas dan hasil belajar matematika siswa materi penyajian data. Hal ini disebabkan karena siswa kurang terlibat aktif dalam pembelajaran, kurangnya pemahaman konsep, tidak mendorong siswa untuk berpikir kritis dan aktif serta penggunaan model dan metode yang membosankan. Hal tersebut menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami materi, kesulitan melakukan penalaran, tidak berkembangnya kemampuan berpikir kritis, kurangnya kemampuan dalam mengomunikasikan gagasan dan tidak bersemangat dalam belajar matematika. Upaya mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan menggunakan kombinasi model Problem Based Learning, Group Investigation dan Make a Match. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbaikan berpikir kritis siswa, aktivitas guru, aktivitas siswa dan peningkatan hasil belajar siswa.

Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 3 kali pertemuan. Data yang digunakan berbentuk kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui hasil observasi aktivitas guru, aktivitas siswa. Sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui hasil belajar siswa dan keterampilan berpikir kritis. Setting penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Bantuil 1 Barito Kuala 2023/2024 dengan jumlah siswa sebanyak 22 orang. Adapun indikator keberhasilan penelitian ini adalah siswa dapat mencapai nilai ≥80 untuk ketuntasan individu dan dapat mencapai 82% siswa secara klasikal, serta aktivitas guru mencapai kriteria “Sangat Baik”, aktivitas siswa mencapai kriteria “Sangat Aktif” dan keterampilan berpikir kritis mencapai “Sangat Terampil”.

Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru pada pertemuan 1 mencapai skor 27 kriteria Baik, dan meningkat pada pertemuan 3 mencapai skor 36 krteria Sangat Baik. Aktivitas siswa pertemuan 1 mencapai persentase 45,45% dengan kriteria Cukup Aktif dan mengalami peningkatan pada pertemuan 3 menjadi 90,91% kriteria Sangat Aktif. Keterampilan berpikir kritis pertemuan 1 mencapai persentase 45,45% kriteria Cukup Terampil dan meningkat pada pertemuan 3 menjadi 90,01% kriteria Sangat Terampil. Ketuntasan hasil belajar siswa pada pertemuan 1 mencapai 45,45% meningkat pada pertemuan 3 mencapai 90,91% .

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa dengan kombinasi model Problem Based Learning, Group Investigation dan Make a Match maka aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Sehingga model tersebut direkomendasikan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, aktivitas dan hasil belajar siswa.

Kata Kunci ; PBL, GI, Make a Match, Berpikir Kritis, Aktivitas Guru, Aktivitas Siswa, Hasil Belajar


 

ABSTRACT 

The problems that occurred in this study were the low level of critical thinking, activity and mathematics learning outcomes of students in data presentation material. This is because students are less actively involved in learning, lack of understanding of concepts, not encouraging students to think critically and actively and the use of boring models and methods. This causes students to have difficulty understanding the material, difficulty in reasoning, lack of development of critical thinking skills, lack of ability to communicate ideas and lack of enthusiasm in learning mathematics. Efforts to overcome these problems are by using a combination of Problem Based Learning, Group Investigation and Make a Match models. The purpose of this study was to analyze the improvement of students' critical thinking, teacher activities, student activities and improvement of student learning outcomes.

The approach used is a qualitative approach and the type of research used is classroom action research (CAR) which was carried out in 3 meetings. The data used are qualitative and quantitative. Qualitative data were obtained through observations of teacher activities, student activities. While quantitative data were obtained through student learning outcomes and critical thinking skills. The setting of this study was grade IV students of SDN Bantuil 1 Barito Kuala 2023/2024 with a total of 22 students. The indicators of the success of this study are that students can achieve a score of ≥80 for individual completeness and can reach 82% of students classically, and teacher activities reach the criteria of "Very Good", student activities reach the criteria of "Very Active" and critical thinking skills reach "Very Skilled".

The results showed that teacher activity at meeting 1 reached a score of 27 Good criteria, and increased at meeting 3 to reach a score of 36 Very Good criteria. Student activity in meeting 1 reached a percentage of 45.45% with the criteria of Quite Active and increased in meeting 3 to 90.91% with the criteria of Very Active. Critical thinking skills in meeting 1 reached a percentage of 45.45% with the criteria of Quite Skilled and increased in meeting 3 to 90.01% with the criteria of Very Skilled. The completion of student learning outcomes in meeting 1 reached 45.45% increasing in meeting 3 to 90.91%. Based on the results of this study, it can be concluded that with the combination of Problem Based Learning, Group Investigation and Make a Match models, teacher activity, student activity, critical thinking skills and student learning outcomes have increased. So that the model is recommended to improve critical thinking skills, activities and student learning outcomes.

Keywords; PBL, GI, Make a Match, Critical Thinking, Teacher Activity, Student Activity, Learning Outcomes

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI