DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN MOTIVASI, AKTIVITAS DAN ASPEK KOGNITIF MELALUI MODEL BAGIRAP’AN PADA ANAK KELOMPOK B TK ISLAM MADINATURRAMLAH BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | APRILIA SARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-26 |
Sari, Aprilia. 2024. “Mengambangkan Motivasi, Aktivitas, dan Aspek Kognitif Melalui Model Bagirap’an Pada Anak Kelompok B TK Islam Madinaturramlah Banjarmasin”. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Celia Cinantya., S.Kom, M.Pd.
Kata Kunci: Motivasi Belajar, Aktivitas Anak, Aspek Kognif, Model Bagirap’an
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar, aktivitas dan hasil aspek kognitif anak dalam mencocokkan bilangan dengan lambang bilangan. Penyebab dari adanya permasalahan ini disebabkan karena anak kurang terlibat aktif dalam proses pembelajaran seperti pembelajaran di kelas kurang bermakna, pembelajaran bersifat satu arah, dan media ajar kurang menarik. Solusi yang diberkan yaitu melalui Model Bagirap’an. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, dan menganalisis peningkatan motivasi belajar, aktivitas anak serta hasil aspek kognitif dalam mencocokkan bilangan dengan lambang bilangan.
Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan. Setting penelitian ini dilakukan pada anak kelompok B TK Islam Madinaturramlah Banjarmasin dengan jumlah sebanyak 13 anak. Teknink pengumpulan data diperoleh melalui lembar observasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif dijabarkan dengan tabel dan grafik. Indikator keberhasilan aktivitas guru dikatakan berhasil apabila memperoleh skor 26-32 dengan kategori “Sangat Baik”. Motivasi belajar anak dikatakan berhasil apabila secara klasikal dengan persentase ≥80% “Sebagian Besar Anak Termotivasi”. Aktivitas anak dikatakan berhasil apabila secara klasikal dengan persentase ≥80% “Sebagian Besar Anak Aktif”. Dan hasil pekembangan kognitif anak dikatakan berhasil apabila secara klasikal dengan persentase ≥80% “Behasil Berkembang” serta secara individu memperoleh kategori BSH dan BSB.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan I mendapat skor 19, pertemuan II mendapat skor 25, dan pertemuan III mendapat skor 31. Motivasi belajar anak pada pertemuan I memperoleh presentase 38%, pertemuan II memperoleh presentase 69%, dan pertemuan III memperoleh presentase 92%. Aktivitas anak pada pertemuan I memperoleh presentase 31%, pertemuan II memperoleh presentase 69%, dan pertemuan III memperoleh presentase 99%. Hasil perkembangan kognitif anak pada pertemuan I memperoleh presentase 39%, pertemuan II memperoleh presentase 54%, dan pertemuan III memperoleh presentase 85%.
Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa melalui Model Bagirap’an dapat meningkatkan aktivitas guru, motivasi belajar, aktivitas anak dan hasil aspek kognitif anak dalam mencocokkan bilagan dengan lambang bilangan. Melalui penelitian ini disarankan penggunaan model tersebut dapat sebagai salah satu alternatif dalam kepentingan pendidikan anak usia dini khususnya untuk pengembangan aspek kognitif anak dalam mencocokkan bilangan dengan lambang bilangan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI