DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA MENGGUNAKAN MODEL PANDIR PADA MUATAN BAHASA INDONESIA KELAS V DI SDN ALALAK SELATAN 2
PENGARANG:MUHAMAD HASBY MUNAWAR
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-26


Munawar, M. H (2024) Meningkatkan Aktivitas Belajar dan Keterampilan Komunikasi Siswa Menggunakan Model PANDIRpada Muatan Bahasa Indonesia Kelas V di SDN Alalak Selatan 2. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Prof. Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D.

Kata Kunci: PANDIR, Aktivitas Belajar, Keterampilan Komunikasi.

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas belajar dan keterampilan komunikasi siswa. Hal tersebut disebabkan pembelajaran bersifat satu arah, pembelajaran bahasa Indonesia menekankan pada tata bahasa, dan pembelajaran kurang menggunakan model yang bervariasi. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model PANDIR (Problem Based Learning, Think Talk Write,dan Role Playing) dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan aktivitas guru, aktivitas belajar siswa, keterampilan komunikasi siswa, dan menganalisis peningkatan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Alalak Selatan 2 yang berjumlah 22 orang siswa terdiri dari 15 orang siswa laki-laki dan 7 orang siswa perempuan, pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Data yang diambil merupakan data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas belajar siswa, dan keterampilan komunikasi, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari tes tertulis secara kelompok dan individu. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analisis dan cross tabulasi dijabarkan dengan tabel, grafik, dan interpretasi dengan persentase.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan setiap pertemuannya dan memperoleh kriteria sangat baik. Aktivitas belajar siswa pada pertemuan 1 memperoleh persentase 41% dengan kriteria kurang aktif, pertemuan 2 memperoleh persentase 59% dengan kriteria cukup aktif, pertemuan 3 memperoleh persentase 77% dengan kriteria aktif, dan pertemuan 4 meningkat menjadi 91% dengan kriteria sangat aktif.  Keterampilan komunikasi siswa pada pertemuan 1 memperoleh persentase 41% dengan kriteria tidak terampil, pertemuan 2 memperoleh persentase 55% dengan kriteria kurang terampil, pertemuan 3 memperoleh persentase 73% dengan kriteria terampil, dan pertemuan 4 meningkat menjadi 86% dengan kriteria sangat terampil. Ketuntasan hasil belajar siswa pada pertemuan 1 memperoleh persentase 41%, pertemuan 2 pesentase 50%, pertemuan 3 memperoleh persentase 77%, dan pertemuan 4 meningkat menjadi 100%.

Berdasarkan hasil peneltian ini dapat disimpulkan bahwa peningkatan aktivitas guru dan aktivitas belajar siswa setelah menggunakan model PANDIR memberikan pengaruh pada peningkatan keterampilan komunikasi dan hasil belajar siswa kelas V di SDN Alalak Selatan 2.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI