DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING , NUMBERED HEADS TOGETHER, DAN MAKE A MATCH KELAS IV DI SDN ANTASAN BESAR 1 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | SELFIANA ANNISA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-26 |
ABSTRAK
Annisa, Selfiana (2024). Meningkatkan Aktivitas dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Problem Based Learning, Numbered Heads Together, dan Make A Match Kelas IV di SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan GuruSekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing: Dr. H. Metroyadi, S.H., M.Pd.
Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Keterampilan Berpikir Kritis, Hasil Belajar, Problem Based Learning, Numbered Heads Together, Make A Match.
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis dan capaian hasil belajar dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Disebabkan pembelajaran kurang bermakna, kurang menstimulus berpikir kritis dan bersifat satu arah. Upaya mengatasi permasalahan tersebut menggunakan kombinasi model Problem Based Learning, Numbered Heads Together dan Make A Match. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan menganalisis aktivitas belajar, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin yang berjumlah 27 orang siswa terdiri dari 15 siswa perempuan dan 12 siswa laki-laki, pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, data yang diambil merupakan data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kemudian menggunakan data kuantitatif untuk hasil belajar siswa yang diperoleh melalui tes tertulis secara kelompok dan individu.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh nilai 19 dengan kriteria “Cukup”, dan pada pertemuan 4 memperoleh nilai 30 dengan kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 mencapai 56% dengan kriteria “Sebagian Siswa Aktif”, meningkat pada pertemuan 4 menjadi 93% dengan kriteria “Hampir Seluruh Siswa Aktif”. Keterampilan berpikir kritis pada pertemuan 1 mencapai 48% dengan kriteria “Sebagian Siswa Terampil”, meningkat pada pertemuan 4 menjadi 89% dengan kriteria “Hampir Seluruh Siswa Terampil”. Ketuntasan hasil belajar siswa aspek kognitif pada pertemuan 1 memperoleh persentase 41%, dan pada pertemuan 4 mencapai 89%.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning, Numbered Heads Together dan Make A Match dapat meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Disarankan model Problem Based Learning, Numbered Heads Together, dan Make A Match dapat dijadikan sebagai refrensi alternatif dalam meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI