DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN AKTIVITAS DAN KEMAMPUAN KOGNITIF MENGENAL LAMBANG BILANGAN MENGGUNAKAN MODEL ROSELA PADA ANAK KELOMPOK A TK NEGERI 1 ALALAK | |
| PENGARANG | : | HERLIYANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-26 |
Herliyani. 2024. “Mengembangkan Aktivitas Dan Kemampuan Kognitif Mengenal Lambang Bilangan Menggunakan Model Rosela Pada Kelompok A Tk Negeri 1 Alalak” Skripsi program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing Dr. Rizky Amelia, S.Pd., M.Pd.
Kata Kunci : Aktivitas, Kognitif, Lambang Bilangan, Model ROSELA.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan kemampuan kognitif anak. Hal ini disebabkan aktivitas anak di dalam kelas masih rendah karena pembelajaran bersifat satu arah dan media kurang bervariasi. Solusi pemecahan masalah ini yaitu dengan menggunakan model ROSELA merupakan kombinasi dari model Problem Based Learning Media Dadu Angka. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak dan menganalisis hasil perkembangan kognitif anak dalam mengenal lambang bilangan.
Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 4 kali pertemuan. Subjek penelitian anak kelompok A TK Negeri 1 Alalak yang berjumlah 16 anak. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif tabel dan grafik. Indikator keberhasilan pada aktivitas guru dikatakan berhasil apabila skor 25-28 kategori “Sangat Baik”, aktivitas anak secara klasikal dengan presentase ≥81% kategori “Hampir Seluruh Anak Aktif”, dan hasil perkembangan secara klasikal dengan dengan presentase presentase ≥81% kategori “Berkembang Sangat Baik”.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 dengan kriteria "Baik", pertemuan 2 dengan kriteria "Baik", pertemuan 3 dengan kriteria "Sangat Baik" dan pertemuan 4 dengan kriteria "Sangat Baik". Aktivitas anak secara klasikal pertemuan 1 persentase 56% dengan kriteria "Sebagian Anak Aktif", pertemuan 2 persentase 69% dengan kriteria "Sebagian Besar Anak Aktif", pertemuan 3 persentase 100% dengan kriteria "Seluruh Anak Aktif" dan pertemuan 4 persentase 100% dengan kriteria "Seluruh Anak Aktif". Ketuntasan hasil perkembangan kognitif anak pada pertemuan terakhir mencapai 100% anak yang berhasil dengan mendapatkan Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB).
Hasil penelitian disimpulkan bahwa model Problem Based Learning dengan media Dadu Angka dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan anak. Disarankan bagi kepala sekolah, guru dan peneliti selanjutnya dapat menjadi bahan masukan dan informasi untuk memilih model pembelajaran dan media pembelajaran.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI