DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL PADA MUATAN PPKN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LENTERA PADA KELAS V SDN KAHAKAN KALIBARU KAB. HULU SUNGAI TENGAH
PENGARANG:SITI NUR AINATUL FIRDAUSA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-27


ABSTRAK

Firdausa, Siti Nur Ainatul 2024. Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada MuatanPPKn Menggunakan Model LENTERA Pada Kelas V SDN Kahakan Kalibaru Kab. Hulu Sungai Tengah.Skripsi Program S1 Pendidikan GuruSekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing: Maimunah, M.Pd.

Kata Kunci: Keterampilan Sosial, Model LENTERA.

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, keterampilan sosial, dan hasil belajar pada muatan PPKn. Hal tersebut disebabkan karena guru belum membiasakan untuk menggunakan kegiatan pembelajaran dengan diskusi kelompok sehingga menyebabkan kemampuan bekerjasama antar siswa belum berkembang dengan baik. Guru belum menggunakan model pembelajaran yang menagajak siswa berperan aktif. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan model Problem Based Learning, Number Heads Together, dan Snowball Throwing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa, serta menganalisis keterampilan sosial dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan dengan jumlah siswa 23 orang di kelas VB SDN Kahakan Kalibaru tahun pelajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi pada aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan sosial siswa, dan tes belajar. Analisis data dalam penelitian ini dianalisis berdasarkan skala persentase dan indicator belajarv klasikal yang telah ditetapkan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh nilai 25 dengan kriteria “Baik”, dan pada pertemuan 4 memperoleh nilai 38 dengan kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas Siswa pada pertemuan 1 mencapai 43% dengan kriteria “Cukup Aktif” meningkat pada pertemuan 4 menjadi 91% dengan kriteria “Sangat Aktif”. Keterampilan Sosial siswa pada pertemuan 1 mencapai 39% dengan kriteria “Cukup Terampil”, meningkat pada pertemuan 4 menjadi 78% dengan kriteria “Sangat Terampil”. Ketuntasan hasil belajar siswa aspek kognitif pada pertemuan 1 memperoleh persentase 43%, dan pada pertemuan 4 mencapai 87%.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model LENTERA dapat meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan sosial dan hasil belajar. Disarankan dalam penggunaan model LENTERA dapat dijadikan salah satu bahan dalam membina guru menggunakan variasi model. Sebagai pertimbangan dalam menggunakan model untuk meningkatkan aktivitas siswa yang berdampak pada peningkatan keterampilan sosial dan hasil belajar siswa. Menjadi salah satu referensi pada penelitian selanjutnya dengan mempertimbangkan alokasi waktu dan kondisi siswa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI