DIGITAL LIBRARY



JUDUL:IMPLEMENTASI KEGIATAN PRAMUKA PRASIAGA DALAM MENGEMBANGKAN JATI DIRI ANAK USIA DINI (Studi Multi Situs di TK Inayatul Athfal dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 37 Banjarmasin)
PENGARANG:FAUZIATIN NOOR RAHMAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-28


ABSTRAK

Rahmah, Fauziatin Noor. 2024 Implementasi Kegiatan Pramuka Prasiaga dalam Mengembangkan Jati Diri Anak Usia Dini (Multi Situs di TK Inayatul Athfal dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 37 Banjarmasin). Tesis Program Magister Pendidikan Anak Usia Dini, Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Hj. Darmiyati, S.Pd., M.Pd. dan (2) Dr. H. Sakerani, M.Pd.

Kata Kunci: Pramuka Prasiaga; Mengembangkan Jati diri; Anak Usia Dini

 

Keberagaman dan kebangsaan yang ditanamkan pada anak usia dini akan mengenalkan dan mengembangkan jiwa nasionalisme pada anak, serta menjaga identitas dan karakter bangsa Indonesia. Pramuka prasiaga hadir sebagai solusi praktis dalam menanamkan karakter positif dan memiliki jiwa nasionalisme pada anak melalui pendekatan bermain dan pengenalan nilai-nilai kepramukaan. Program tersebut mampu mengembangkan jati diri peserta didik agar memiliki kemampuan untuk menilai dan memahami dirinya baik secara pribadi maupun sebagai bagian dari suatu kelompok. Daerah Banjarmasin sendiri untuk pelaksanaan prasiaga dilembaga TK/PAUD masih belum merata dan maksimal, oleh karena itu tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan model kegiatan, konsep jati diri, penerapan prasiaga dalam mengembangkan jati diri dan faktor pendukung serta penghambat prasiaga.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multi situs. Lokasi penelitian di TK Inayatul Athfal dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 37 Banjarmasin. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dari: Kepala Sekolah, Guru/pendidik dan orang tua. Analisis data menggunakan dua tahap yaitu analisis data situs tunggal dan analisis data lintas situs.

Hasil analisis data yang diperoleh meliputi (1) Model kegiatan prasiaga yang dilaksanakan di sekolah meliputi kegiatan di tempat latihan, model di luar ruangan (Outing), kegiatan perkemahan, model gebyar/pesta prasiaga, model kegiatan khusus dan model pelibatan orang tua (POT). (2) Konsep jati diri yang dikembangkan terdiri dari Jati Diri Nasional; Jati Diri Wilayah; jati diri individu (3) Penerapan kegiatan prasiaga melalui tahap perencanaan dengan membuat program kegiatan latihan; Tahap pelaksanaan yang terdiri dari upacara pembukaan, kegiatan inti dan penutupan; serta Tahap evaluasi terdiri dari penilaian jati diri melalui keaktifan anak dan refleksi kegiatan prasiaga. (4) Faktor pendukung dan penghambat kegiatan prasiaga.

Implementasi kegiatan prasiaga yang efektif dengan memperhatikan keterlibatan orang tua dan faktor pendukung serta penghambat dapat menghasilkan jati diri anak yang kuat dan kegiatan prasiaga yang berkualitas. Saran Bagi kepala sekolah agar aktif dalam penyusunan rancangan kegiatan latihan serta memperhatikan fasilitas dan kualitas guru/pembina dan bagi guru agar terus meningkatkan kompetensi dan lebih kreatif lagi dalam memberikan ragam main dalam pelaksanaan prasiaga.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI