DIGITAL LIBRARY



JUDUL:OPTIMALISASI EKSTRAKSI DAUN JAYANTI (Sesbania sesban) DENGAN METODE MICROWAVE ASSISTED EXTRACTION (MAE) TERHADAP AKTIVITAS ANTIBAKTERINYA
PENGARANG:KHAROMAH AZZAHWADHANY
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-29


Jayanti (Sesbania sesban (L.) Merr) merupakan tumbuhan perdu yang tersebar luas di daerah tropis dan subtropis di Afrika dan Asia. Aktivitas farmakologi yang dimiliki oleh  tumbuhan S. sesban terutama pada bagian daun yaitu antioksidan, anti-inflamasi, antidiabetes, dan antimikroba. Studi fitokimia pada ekstrak daun S. sesban menunjukkan adanya kandungan senyawa alkaloid, terpenoid, steroid, tanin, dan senyawa fenolik seperti saponin, flavonoid, asam guaiacyl, dan glikosida. Salah satu metode ekstraksi yang sedang berkembang yang digunakan pada penelitian ini adalah Microwave Assited Extraction (MAE). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan pengaruh variasi daya dan lama waktu ekstraksi menggunakan MAE terhadap persentase rendemen ekstrak dan aktivitas antibakteri. Metode penelitian dalam penelitian ini yaitu ekstraksi daun S. sesban menggunakan variasi daya 150 W, 300 W, dan 450 W serta lama ekstraksi yang digunakan yaitu 4 menit, 12 menit, dan 20 menit. Ekstrak dari variasi tersebut diujikan dengan metode sumuran terhadap bakteri S. aureus dan E. coli. Hasil menunjukkan bahwa rendemen ekstrak etanol daun S. sesban tertinggi diperoleh melalui ekstraksi dengan daya gelombang 300 W selama 12 menit, dengan persentase rendemen mencapai 24%. Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak yang paling banyak mengandung senyawa metabolit sekunder diperoleh dari ekstraksi menggunakan MAE pada daya 450 W selama 20 menit yang mengandung senyawa flavonoid, tanin, saponin, steroid, dan terpenoid. Hasil uji daya hambat ekstrak etanol daun S. sesban terhadap bakteri S. aureus menunjukkan bahwa ekstrak dengan variasi daya 450 W selama 20 menit menghasilkan zona hambat terbesar, dengan diameter 10,45 mm±0,876, yang termasuk dalam kategori kuat untuk menghambat aktivitas bakteri. Daya dan waktu ekstraksi dengan MAE mempengaruhi aktivitas antibakteri, daya 450 W berbeda bermakna dengan daya 150 W dan 300 W serta lama waktu ekstraksi 4 menit berbeda bermakna dengan waktu 20 menit.

 

Kata kunci: Sesbania sesban, MAE, zona hambat, Staphylococcus aureus, Escherichia coli

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI