DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN MEMBACA PEMAHAMAN MENGGUNAKAN MODEL SEMOGA DAN TEBAK KATA DI SDN BENUA ANYAR 8 | |
| PENGARANG | : | NI PUTU DEVI PUSPITA SARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-29 |
Sari, Ni Putu Devi Puspita. 2024. Meningkatkan Aktivitas Dan Membaca Pemahaman Menggunakan Model SEMOGA Dan Tebak Kata Di SDN Benua Anyar 8. Skripsi Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Diani Ayu Pratiwi, M.Pd.
Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Membaca Pemahaman, SEMOGA, Tebak Kata
Permasalahan penelitian adalah rendahnya aktivitas siswa serta keterampilan membaca pemahaman siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Hal ini disebabkan karena pembelajaran tidak sepenuhnya berpusat pada siswa, siswa cenderung bersifat pasif, kurangnya kegiatan membaca yang menuntut pemahaman siswa terhadap bacaan, ketidakmampuan siswa dalam memahami materi dan minimnya model pembelajaran yang beragam dan mendukung siswa terhadap pemahaman teks. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui penggunaan model pembelajaran SEMOGA (Problem Based Learning, Student Teams Achievement Division dan Cooperative Integrated Reading and Composition) dengan menggunakan permainan Tebak Kata.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas siswa dan meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa.
Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN Benua Anyar 8 sebanyak 20 orang. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif yang diperoleh dari observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan membaca pemahaman siswa dan hasil belajar siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 60% dengan kriteria “cukup aktif” menjadi 85% dengan kriteria “sangat aktif”. Keterampilan membaca pemahaman siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 30% dengan kriteria “sangat sedikit siswa terampil” menjadi 85% dengan kriteria “seluruh siswa terampil”. Selain itu, aktivitas guru pada pertemuan 1 sampai 4 memperoleh 100% dengan kriteria “sangat baik”. Sehingga hal ini berdampak pada hasil belajar afektif, kognitif, dan psikomotorik siswa pertemuan 1 sampai 4 terjadi peningkatan secara klasikal.
Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan bahwa model SEMOGA dapat meningkatkan aktivitas siswa dan keterampilan membaca pemahaman siswa. Disarankan penggunaan model tersebut sebagai salah satu bahan acuan dalam meningkatkan aktivitas siswa dan keterampilan membaca pemahaman siswa yang dapat berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI