DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS, BERPIKIR KRITIS, DAN HASIL BELAJAR MUATAN PPKN MENGGUNAKAN MODEL BESTARI PADA SISWA KELAS V SDN PEMURUS LUAR 1 BANJARMASIN
PENGARANG:NUR INAYAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-29


Inayah, Nur (2024). Meningkatkan Aktivitas, Berpikir Kritis, dan Hasil Belajar Muatan PPKn Menggunakan Model BESTARI pada Siswa Kelas V SDN Pemurus Luar 1 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing:  Prof. Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd., Ph.D.

 

Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Berpikir Kritis, Hasil Belajar, PPKn, Model BESTARI                                                               

 

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa pada muatan pembelajaran PPKn. Hal tersebut disebabkan karena selama proses pembelajaran berlangsung bersifat satu arah, pembelajaran belum memuat aktivitas berpikir kritis, dan pembelajaran kurang bermakna. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan  model pembelajaran BESTARI  (Problem Based Learning, Group Investigation, dan Course Review Horray). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa.

 

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 pertemuan. Setting penelitian dilakukan di SDN Pemurus Luar 1 pada siswa kelas VB SDN sebanyak 22 orang tahun ajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data aktivitas guru, aktivitas siswa, dan keterampilan berpikir kritis siswa diperoleh melalui observasi dan hasil belajar siswa diperoleh melalui tes tertulis secara individu. Analisis data menggunakan teknik deskriptif analisis dengan crosstable.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada setiap pertemuan terlaksana dengan kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 sampai 4  meningkat dari persentase 41%  menjadi 91% dan memperoleh kriteria “Hampir Seluruh Siswa Aktif”. Kemudian, keterampilan berpikir kritis siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 36% menjadi 86% dan memperoleh kriteria “Hampir Seluruh Siswa Terampil”. Ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari persentase 41% menjadi 91%.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model BESTARI dapat meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa. Adapun saran bagi guru, kepala sekolah, dan peneliti lain, penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam memilih penggunaan model pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa pada muatan pembelajaran PPKn.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI