DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN KOLABORASI, DAN HASIL BELAJAR SISWA MUATAN IPA MENGGUNAKAN MODEL PITA PADA SISWA KELAS V SDN PEMURUS DALAM 2 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | NOVA ZULAIKA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-29 |
Zulaika, Nova (2024), Meningkatkan Aktivitas, Keterampilan Kolaborasi, dan Hasil Belajar Muatan IPA Menggunakan Model PITA Pada Siswa Kelas V SDN Pemurus Dalam 2 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd., Ph.D.
Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Keterampilan Kolaborasi, Hasil Belajar, Problem Based Learning, Group Investigation, Example non Example, IPA.
Permasalah pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, ketrrampilan kolaborasi, dan hasil belajar siswa. Hal tersebut disebabkan pembelajaran yang bersifat satu arah, pembelajaran yang kurang menarik, kurangnya menguasai metode dan model pembelajaran sehingga pembelajaran tidak bermakna. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model PITA (Problem Based Learning, Group Investigation, Example non Example) dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis peningkatan aktivitas siswa, keterampilan kolaborasi, dan hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian PTK yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Setting penelitian yaitu siswa kelas V SDN Pemurus Dalam 2 yang berjumlah 16 orang, pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari observasi aktivitas guru, siswa, keterampilan kolaborasi, dan hasil belajar. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif dan digambarkan dalam bentuk tabel, grafik dan interpretasi dengan persentase.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 20, pertemuan 2 memperoleh skor 22, dan pertemuan 3 memperoleh skor 25, dan pertemuan 4 memperoleh skor 28. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 memperoleh persentase 38%, pertemuan 2 memperoleh persentase 63%, pertemuan 3 memperoleh persentase 75%, dan pertemuan 4 memperoleh persentase 94% . Adapun keterampilan kolaborasi pada pertemuan 1 memperoleh persentase 44%, pertemuan 2 memperoleh persentase 56%, pertemuan 3 memperoleh persentase 75%, dan pertemuan 4 memperoleh persentasen 88%. Sehingga hal ini berdampak pada hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa pada pertemuan 1 sampai 4 terjadi peningkatan secara signifikan.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan kombinasi model PITA dapat meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan kolaborasi dan hasil belajar siswa. Adapun saran bagi kepala sekolah, guru, siswa dan peneliti lain adalah agar penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi dalam menggunakan model pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan kolaborasi, dan hasil belajar pada siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI