DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Hubungan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Malang
PENGARANG:MEISYA MAULANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-29


Di Indonesia diare masih menjadi penyumbang angka kematian terutama pada balita, hal ini dikarenakan balita memiliki daya tahan tubuh yang lemah sehingga rentan terhadap virus penyebab diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) dengan kejadian diare balita di wilayah kerja Puskesmas Sungai Malang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah balita (12-59 bulan) yang bertempat tinggal di desa wilayah kerja Puskesmas Sungai Malang yang masih ditemukan kasus diare balita tahun 2023 dan desa yang telah berstatus ODF tahun 2023 dengan jumlah sampel 93 dengan teknik pengambilan proportional random sampling. Hasil analisis data penelitian dengan uji chi-square membuktikan bahwa ada hubungan yang berarti antara cuci tangan pakai sabun (p=0,008), dan pengamanan sampah rumah tangga (p=0,003) dengan kejadian diare balita dan tidak ada hubungan yang berarti antara pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga (p=0,080) dengan kejadian diare balita. Pada stop buang air besar sembarangan tidak diketahui hubungan karena seluruh responden 100% telah Stop BABS. Disarankan kepada Puskesmas Sungai Malang untuk merencanakan penyuluhan terkait cuci tangan pakai sabun (CTPS) dalam rumah tangga dan pengamanan sampah rumah tangga yang baik dan masyarakat dapat berperan aktif dalam kegiatan penyuluhan untuk tercapainya derajat kesehatan masyarakat.

 

Kata kunci: Diare balita, Stop BABS, CTPS, pengelolaan air minum dan makanan, pengamanan sampah.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI