DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Evaluasi Program Penanganan Gelandangan dan Anak Jalanan Di Rumah Singgah Kota Banjarmasin | |
| PENGARANG | : | RAUDHATUL MEDINAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-29 |
ABSTRAK
Raudhatul Medinah. 2010411320049, 2024. Evaluasi Program Penanganan Gelandangan dan Anak Jalanan Di Rumah Singgah Baiman Kota Banjarmasin. Dibawah bimbingan Sidderatul Akbar.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat evaluasi dari program penanganan gelandangan dan anak jalanan di rumah singgah baiman Kota Banjarmasin. Anak jalanan dapat dengan mudah kita jumpai keberadaannya disetiap penjuru Kota Banjarmasin, seperti di pinggir jalan, terminal, jembatan merdeka, masjid raya, masjid jami, pasar sudimampir, pasar lama dan beberapa kantor pemerintah bahkan sampai pada lingkungan kampus-kampus yang ada di Kota Banjarmasin. Bahkan fenomena yang sedang marak terjadi adalah menjamurnya badut jalanan yang dapat kita jumpai di sepanjang kota.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang diartikan sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif bahwa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati.
Evaluasi program penanganan gelandangan dan anak jalanan di rumah singgah baiman kota Banjarmasin, Implementasi penanganan gelandangan dan anak jalanan di Rumah Singgah Baiman sudah berjalan sesuai dengan regulasi atau kebijakan pemerintah kota Banjarmasin terutama berkaitan erat dengan upaya penanganan responsif dan rehabilitatif tetapi memang belum berjalan dengan maksimal. Sedangkan fungsi Rumah Singgah Baiman tidak sepenuhnya berjalan sesuai dengan pengertian dan tujuannya karena saat ini Rumah Singgah Baiman juga digunakan untuk menampung klien/pasien orang dengan gangguan jiwa dan orang terlantar yang bersifat tetap.
Adapun saran yang dapat peneliti berikan ialah, pemerintah Kota Banjarmasin khususnya Dinas Sosial agar dapat memberikan bantuan dana, sarana prasarana yang dapat membantu program, pengelola Rumah Singgah Baiman Banjarmasin agar dapat berkoordinasi dengan berbagai pihak agar dapat membentuk suatu program yang sesuai dengan kebutuhan sehingga tidak hanya berdampak padapenghuni Rumah Singgah namun juga bagi pengelola dan kemajuan Rumah Singgah Baiman. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Pemerintah Kota Banjarmasin dan Dinas terkait dapat membentuk sebuah regulasi, program, pembukaan lapangan kerja ataupun inovasi baru yang dapat mengurangi tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Selatan sehingga berdampak pada penurunan angka gelandangan dan anak jalanan.
Kata Kunci: Evaluasi, Penanganan Gelandangan dan Anak Jalanan, Dinas Sosial
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI