DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL PENGUIN PADA SISWA KELAS V SDN GANDARIA 2 BARITO KUALA | |
| PENGARANG | : | SARTIKA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-29 |
ABSTRAK
Sartika. 2024. Meningkatkan Keterampilan Sosial dan Hasil Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Menggunakan Model PENGUIN pada Siswa Kelas V SDN Gandaria 2 Barito Kuala. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Ari Hidayat, M.Pd.
Kata kunci: Aktivitas Guru, Keterampilan Sosial, Hasil Belajar, PENGUIN, Pendidikan Pancasila, Problem Based Learning, Number Head Together, Role Playing.
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan sosial dan hasil belajar. Hal ini disebabkan Kurangnya pengembangan keterampilan sosial pada anak, Pengaruh lingkungan sekitar yang tidak mendukung, Keterbatasan komunikasi atau ekspresi diri.. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran PENGUIN yaitu model kombinasi Problem Based Learning, Number Head Together, Role Playing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas guru, keterampilan sosial siswa dan untuk meningkatkan hasil belajar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dengan empat kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V semester genap SDN Gandaria 2 tahun ajaran 2023/2024. Jenis data dalam penelitian ini ialah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru. Data kualitatif dan kuantitatif untuk keterampilan sosial siswa dan hasil belajar siswa yang diperoleh melalui teknik pengukuran dengan tes tertulis secara kelompok dan individu.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan I mencapai kriteria cukup baik, pertemuan II mencapai kriteria baik, pertemuan III mencapai kriteria baik dan pertemuan IV mencapai kriteria baik. Keterampilan sosial siswa pada pertemuan I mencapai 33% yang meningkat pada pertemuan II mencapai 50% pertemuan III mencapai persentase 75% serta mengalami peningkatan yang sangat baik pada pertemuan IV mencapai presentase 100%. Hasil belajar siswa pada pertemuan I mencapai 42% yang meningkat pada pertemuan II mencapai 50% pertemuan III mencapai persentase 83% serta mengalami peningkatan yang sangat baik pada pertemuan IV mencapai presentase 100%.
Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan bahwa model PENGUIN dapat meningkatkan keterampilan sosial dan hasil belajar siswa. Disarankan penggunaan model tersebut sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan keterampilan sosial dan hasil belajar siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI