DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, DAN KERJA SAMA SISWA PADA MATERI BERSATU DALAM KEBERAGAMAN MENGGUNAKAN MODEL SEMANGAT PADA SISWA KELAS III SDN KARANG MEKAR 8 BANJARMASIN
PENGARANG:GINA HAYATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-30


Hayati, Gina (2024). Meningkatkan Aktivitas Siswa, Kemampuan Berpikir Kritis, Dan Kerja Sama Materi Bersatu Dalam Keberagaman Menggunakan Model SEMANGAT Pada Siswa Kelas III SDN Karang Mekar 8 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Dr. Noorhapizah, S.T., M.Pd.

Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Berpikir Kritis, Kerja Sama, Model SEMANGAT

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas siswa, keterampilanberpikirkritis, dan keterampilan kerja sama. Hal ini disebabkan siswa bersikap pasif saat pembelajaran, kurangnya partisipasi siswa dalam kegiatan kerja sama, pembelajaran kurang menekan pada aspek keterampilan berpikir kritis dan pembelajaran kurang menarik dan menyenangkan. Upaya mengatasinya dengan menggunakan model SEMANGAT. Model ini merupakan kombinasi dari model Problem Based Learning, Mind Mapping, dan Make A Match. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis peningkatan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan kerja sama, serta hasil belajar.

 

Penelitian ini menggunakan PTK yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian yaitu siswa kelas III SDN Karang Mekar 8 Banjarmasin yang berjumlah 15 orang, pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui hasil pengamatan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan kerja sama, serta hasil belajar yang diperoleh melalui tes tertulis secara kelompok dan individu. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif yang disajikan dengan tabel dan grafik.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari kriteria “Baik” menjadi “Sangat Baik”. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari kriteria “Kurang Aktif” menjadi “Sangat Aktif”. Keterampilan berpikir kritis pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari kriteria “Kurang Terampil” menjadi “Sangat Terampil”. Keterampilan kerja sama pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari kriteria “Kurang Terampil” menjadi “Sangat Terampil”, sehingga hal ini berdampak pada hasil belajar kognitif, afektif dan psikomotorik siswa pertemuan 1 sampai 4 terjadi peningkatan secara klasikal.

 

Berdasarkan temuan dapat disimpulkan bahwa model SEMANGAT dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan kerja sama, serta hasil belajar pada siswa. Disarankan penggunaan model tersebut sebagai alternatif dalam meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan kerja sama, serta hasil belajar.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI