DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Tinjauan stabilitas pondasi pada jembatan antasan bromo
PENGARANG:INDRA SAPUTRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-30


Pulau Bromo adalah kawasan perkampungan berbentuk delta (pulau kecil di tengah sungai) di kelurahan Mantuil, Banjarmasin selatan. Sebelum dibangunnya Jembatan Antasan Bromo, akses menuju ke Pulau Bromo hanya bisa melalui penyeberangan perahu atau kapal yang umumnya digunakan adalah penyeberangan menggunakan kapal ferry dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Jembatan Antasan Bromo dibangun menggunakan jenis pondasi dalam yaitu pondasi tiang pancang.

Perhitungan daya dukung tiang pancang didapat dari data Sondir dan Standard Penetration Test (SPT) dengan membandingkan perhitungan metode Schmertmann dan Nottingham dan metode Meyerhoff lalu diambil hasil yang paling kritis. Dan tinjauan arah lateral dan defleksi tiang didasarkan pada metode Broms.

Berdasarkan perhitungan daya dukung ultimit tiang, pondasi tiang pancang spun pile dengan diameter 50 cm dipancang dengan kedalaman rata-rata 35 m diperoleh nilai daya dukung Qizin = 1463,98 ton yang mana melebihi beban yang bekerja yaitu Qu = 489,85 ton. Dan nilai defleksi yang didapat ialah sebesar 16,1 mm, tidak lebih dari 25,4 mm. Hasil yang diperoleh dari Pembebanan pada pondasi kelompok tiang pancang tidak melebihi dayang dukung izin tiang sehingga aman untuk memikul beban di atasnya.

Kata kunci: Pondasi, daya dukung, defleksi, spun pile

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI