DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN MOTIVASI, AKTIVITAS DAN ASPEK KOGNITIF MENGGUNAKAN MODEL MAPLE PADA ANAK KELOMPOK A TK KENANGA BANJARMASIN
PENGARANG:NORLIANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-30


Norliana, 2024. Mengembangkan Motivasi, Aktivitas dan Aspek Kognitif Menggunakan Model Maple Pada Anak Kelompok A TK Kenanga Banjarmasin. Skripsi Program Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing Celia Cinantya, S.Kom., M.Pd.

Kata kunci: Motivasi, Aktivitas, Kognitif, Mengenal bentuk, warna dan ukuran, Maple.

     Penelitian ini dilaterbelakangi pada rendahnya motivasi, aktivitas dan hasil perkembangan aspek kognitif anak dalam mengenal bentuk, warna dan ukuran. Penyebab dari permasalahan yaitu pembelajaran bersifat satu arah, Pembelajaran kurang menarik dan pembelajaran bersifat abstrak. Solusinya yaitu menggunakan model Maple. Tujuannya untuk mendeskripsikan aktivitas guru serta menganalisis motivasi, aktivitas dan hasil perkembangan kognitif anak dalam hal mengenal bentuk, warna dan ukuran.

     Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 4 pertemuan, setting penelitian pada anak kelompok A di TK Kenanga Banjarmasin yang berjumlah 9 anak. Teknik pengumpulan data melalui observasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif menggunakan tabel dan grafik. Indikator keberhasilan aktivitas guru dikatakan berhasil apabila mencapai ≥20 dengan kriteria “baik”. Motivasi belajar anak secara klasikal ≥80% “Hampir seluruh anak termotivasi”. Aktivitas anak secara klasikal dengan persentase ≥80% “Hampir seluruh anak aktif”. Dan hasil perkembangan secara klasikal ≥80% anak berhasil Berkembang Sesuai Harapan (BSH).

     Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan 4 aktivitas guru telah melaksanakan langkah-langkah model pembelajaran dengan skor 31 kategori “Sangat Baik”. Untuk motivasi telah mencapai indikator pada pertemuan 4 dengan persentase 89% kategori “Hampir Seluruh Anak Termotivasi’, aktivitas anak telah mencapai indikator pada pertemuan 4 dengan persentase 89% dengan kategori “Hampir Seluruh Anak Aktif” dan aspek kognitif telah mencapai indikator pada pertemuan 4 dengan persentase 89% anak berhasil mendapatkan kategori BSB dan BSH.

     Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model Mapel dapat meningkatkan motivasi, aktivitas dan hasil perkembangan kognitif dalam mengenal bentuk, warna dan ukuran sesuai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Disarankan bagi guru dapat dijadikan referensi dalam memilih model dan media pembelajaran. Bagi kepala sekolah dapat dijadikan bahan untuk membina guruguru dan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Bagi peneliti lain dapat dijadikan sebagai salah satu referensi dalam melaksanakan penelitian yang lebih mendalam. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI