DIGITAL LIBRARY



JUDUL:UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR IPA MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING, NUMBER HEAD TOGETHER, DAN MAKE A MATCH PADA SISWA KELAS V SDN KUIN SELATAN 1 BANJARMASIN
PENGARANG:ANITA HERLINA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-30


Herlina, Anita (2024). Upaya Peningkatan Keterampilan Berfikir Kritis Dan Motivasi Belajar IPA Menggunakan Kombinasi Model Problem Based Learning, Number Head Togeher, Dan Make A Match Pada Siswa Kelas V SDN Kuin Selatan 1 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Dessy Dwitalia Sari, M.Pd Kata Kunci : Keterampilan Berpikir Kritis, Motivasi Belajar Siswa, Problem Based Learning, Make A Match, Number Head Together Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPA materi Suhu dan Kalor. Penyebabnya karena siswa bersifat pasif dalam pembelajaran,kemampuan memecahkan masalah masih tergolong rendah, pembelajaran masih bersifat satu arah sehingga siswa cepat merasa bosan dalam pembelajaran. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan kombinasi model pembelajaran Problem Based Learning, Numbered Head Together dan Make A Match. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas VA SDN Kuin Selatan 1 yang berjumlah 24 orang siswa, terdiri atas 14 orang laki-laki dan 10 orang perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi keterampilan berpikir kritis, lembar observasi motivasi belajar, angket motivasi belajar serta tes tertulis secara kelompok dan individu. Hasil penelitian ini menunjukkan observasi keterampilan berpikir kritis siswa pada pertemuan 1 sampai 4 secara klasikal meningkat dari 21% dengan kriteria kurang terampil menjadi 100% dengan kriteria sangat terampil. Motivasi belajar siswa siswa pada pertemuan 1 sampai 4 secara klasikal meningkat dari 21% dengan kriteria kurang terampil menjadi 92% dengan kriteria sangat terampil. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan kombinasi model pembelajaran Problem Based Learning, Number Head Together dan Make A Match pada keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa pada muatan IPA materi Suhu dan Kalor telah terlaksana dengan baik pada setiap pertemuannya dan telah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan peneliti. Adapun saran bagi kepala sekolah, guru, dan peneliti lain adalah agar penelitian ini dijadikan referensi dalam memilih dan menggunakan model pembelajaran khususnya muatan IPA materi Suhu dan Kalor di Sekolah Dasar

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI