DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU PEDAGANG JAJANAN TERHADAP PENGGUNAAN BORAKS DALAM DAGANGAN (Studi Observasional Analitik di Kecamatan Martapura)
PENGARANG:SALSABILA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-30


Salah satu masalah terbesar bagi penjual bakso dan makanan cepat saji adalah mencegah pembusukan pada makanan. Masalah tersebut menyebabkan beberapa penjual makanan cepat saji yang tidak jujur terhadap kandungan pangan yang dijualnya. Cara yang biasa dilakukan adalah dengan mengawetkan makanan cepat saji yang umumnya mengandung protein dan lemak atau bahan bakunya dengan menggunakan boraks. Boraks atau natrium tetraborat deksahidrat merupakan bahan kimia yang memiliki sifat yang sedikit larut dalam air dingin, sangat larut dalam air panas. Pennelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang adanya hubungan pengetahuan, sikap, dan perilaku terhadap penggunaan boraks dalam dagangan Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observational analitik dengan rancangan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pedagang makanan jajanan yang dijual di Kecamatan Martapura (Kawasan Keraton, Sungai Sipai, Sekumpul, Tanjung Rema) dengan jumlah sampel sebanyak 97 dengan pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Hasil analisis data penelitian membuktikan bahwa ada hubungan antara sikap (p-value=0,017) dan perilaku (p-value=0,034) pedagang jajanan terhadap penggunaan boraks dalam dagangan serta tidak ada hubungan antara pengetahuan (p-value=0,827) pedagang jajanan terhadap penggunaan boraks dalam dagangan. Diharapkan kepada para pedagang agar hanya menggunakan bahan pengawet alami dan menghindari bahan berbahaya seperti boraks serta menerapkan praktik kebersihan yang baik.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI