DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KARAKTER WASAKA MENGGUNAKAN MODEL CERIA TERINTEGRASI STEM PADA MUATAN IPA KELAS VB SDN-SN SUNGAI MIAI 5 BANJARMASIN
PENGARANG:SYAFIRA SALSABILA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-30


Salsabila, Syafira. 2024. Meningkatkan Motivasi dan Karakter WASAKA Menggunakan Model CERIA Terintegrasi STEM pada Muatan IPA Kelas VB SDN-SN Sungai Miai 5 Banjarmasin.Skripsi Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Pembimbing Muhsinah Annisa, S.Si., M.Pd

 

Kata Kunci: Motivasi, Karakter, Religius, Kerja Keras

 

Permasalahan yang terdapat pada penelitian ini adalah 1) rendahnya hasil belajar IPA disebabkan motivasi belajar siswa yang rendah. 2) kurangnya penggunaan teknologi didalam pembelajaran IPA, 3) masih rendahnya karakter religus saat kegiatan berdoa, 4) masih rendahnya karakter kerja keras dalam kegiatan pembelajaran dan 5) Pembelajaran masih satu arah hanya berpusat pada guru serta 6) siswa kurang terlibat pengalaman langsung saat kegiatan belajar.Solusi pemecahan masalah pada penelitian ini adalah menggunakan model CERIA (Project Based Learning dan Talking Stick) terintegrasi STEM. Tujuan pada penelitian ini adalah mendeskripsikan motivasi siswa, karakter kerja keras dan religius serta hasil belajar muatan IPA Tema 8 Lingkungan Sahabat Kita pada siswa kelas VB SDN-SN Sungai Miai 5.

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan cara pengambilan data kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tindakan Kelas dilakukan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN-SN Sungai Miai 5 2023/2024, dengan jumlah siswa 34 orang. Data hasil motivasi siswa diperoleh dari lembar kuesioner (angket), hasil belajar siswa didapat dari tes tertulis yang dikerjakan secara individu dan analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik deskriptif.

Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa aktivitas guru sudah mencapai skor 95 dengan kriteria sangat aktif, aktivitas siswa telah mencapai persentase 94,1% yakni sudah memenuhi indikator keberhasilan klasikal yaitu ≥80%, hasil belajar kognitif telah mencapai persentase 94,1% yakni sudah memenuhi ketuntasan klasikal yaitu ≥80%, hasil belajar afektif telah mencapai persentase 97,1% yakni sudah memenuhi indikator keberhasilan klasikal yaitu ≥80%, serta hasil belajar psikomotorik telah mencapai persentase 91,2% yakni sudah memenuhi ketuntasan klasikal yaitu ≥80%, serta motivasi siswa telah mencapai persentase 94,1% yakni sudah memenuhi indikator keberhasilan klasikal yaitu ≥80%.

Berdasarkan hasil tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa dengan menggunakan model CERIA terintegrasi STEM maka motivasi siswa, karakter religius dan kerja samaserta hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Sehingga model tersebut direkomendasikan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI