DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KETERAMPILAN MENDESAIN JARING KUBUS DAN BALOK MATERI GEOMETRI SDN BELITUNG SELATAN 5 (Model Project Based Learning, Kombinasi Group Investigation dan Talking Chip) | |
| PENGARANG | : | AMALIA HUMAIROH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-30 |
Humairoh, Amalia. 2024. Keterampilan Mendesain Jaring Kubus dan Balok Materi Geometri SDN Belitung Selatan 5 (Model Project Based Learning, kombinasi Group Investigation dan Talking Chip). Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Darmiyati, S.Pd., M.Pd
Kata Kunci: Aktivitas, Keterampilan Berpikir Kritis, Hasil Belajar, Project Based Learning, Group Investigation, Talking Chip
Permasalahan dalam penelitian ini yaitu masih rendahnya aktivitas peserta didik, keterampilan berpikir kritis dan rendahnya hasil belajar peserta didik pada pembelajaran matematika. Hal ini disebabkan pelaksanaan pembelajaran yang berlangsung satu arah, kurang bervariasi dan menarik dan belum menggunakan model dan media penunjang serta hasil belajar yang belum mencapai KKM. Hal tersebut mengakibatkan rendahnya aktivitas, ketereampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik. Sehingga upaya yang harus dilakukan dalam proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran yaitu Project Based Learning, Group Investigation, dan Talking Chip. Tujuan penelitian ini untuk mendeskrpsikan aktivitas pendidik, menganalisis aktivitas peserta didik, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik kelas V SDN Belitung Selatan 5 Banjarmasin.
Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SDN Belitung Selatan 5 Banjarmasin pada peserta didik kelas V dengan jumlah peserta didik 25 orang tahun ajaran 2023/2024. Jenis data pada penelitian ini yaitu data kualitatif diperoleh dari hasil observasi aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik dan keterampilan berpikir kritis pada proses pembelajaran, serta data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik diperoleh melalui tes tertulis. Analisis data dihitung berdasarkan dari skala persentase dan indikator ketuntasan belajar yang telah ditetapkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pendidik pada pertemuan 1 meemperoleh skor 27 dengan kriteria “Baik” meningkat pada pertemuan 4 dengan skor 34 kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas peserta didik pertemuan 1 mencapai 60% dengan kriteria “Cukup Aktif”, meingkat pada pertemuan 4 menjadi 92% dengan kriteria “Sangat Aktif”. Keterampilan berpikir kritis pada pertemuan 1 mencapai 56% dengan Kriteria “Cukup Terampil”, meningkat pada pertemuan 4 menjadi 88% dengan kriteria “Sangat Terampil”. Hasil belajar peserta didik pada pertemuan 1 dengan ketuntasan klasikal 12% meningkat pada pertemuan 4 dengan ketuntasan klasikal 88%.
Berdasarkan hasil temuan, dapat disimpulkan model Project Based Learning, Group Investigation dan Talking Chip dapat meningkatkan aktivitas, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik kelas V SDN Belitung Selatan 5 Banjarmasin. Saran yang dikemukakan peneliti yaitu agar penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi dalam menggunakan model yang dapat meningkatkan aktivitas peserta didik, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI