DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN ASPEK SOSIAL EMOSIONAL ANAK MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING, METODE SHOW AND TELL DAN MEDIA LOOSE PART PADA ANAK KELOMPOK B DI TK KARTINI
PENGARANG:RIKA WULANDARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-30


                                                            ABSTRAK

Wulandari, Rika. 2024. Mengembangkan Aspek Sosial Emosional Anak Menggunakan Model Project Based Learning, Metode Show And Tell Dan Media Loose Part Pada Anak Kelompok B Di TK Kartini. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Ratna Purwanti, M.Pd

Kata Kunci: Sosial Emosional, Project Based Learning, Show And Tell, Loose Part.

Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya perkembangan aspek sosial emosional anak yaitu dalam percaya diri. Hal ini dikarenakan model pembelajaran yang digunakan kurang mengoptimalkan sikap percaya diri anak, metode pembelajaran lebih berorientasi pada guru dan hanya menggunakan lembar kerja, sehingga menyebabkan perkembangan sosial emosional dalam hal sikap percaya diri anak kurang optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas anak dan hasil perkembangan sosial emosional anak khususnya dalam sikap percaya diri.

Pendekatan Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan, setting penelitian pada anak kelompok B TK Kartini yang berjumlah 17 anak. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan Analisis cross tabulasi yang di gambarkan dalam bentuk tabel, grafik dan deskriptif kualitatif.

Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Aktivitas guru pertemuan ke – 1 dengan skor 28 dengan kategori “Baik”, pertemuan ke-2 dengan skor 31 dengan kategori “Sangat Baik”, pertemuan ke-3 dengan skor 30 dengan kategori “Sangat Baik” dan pertemuan ke-4 dengan skor 32 dengan kategori “Sangat baik”. (2) Aktivitas Anak pertemuan ke-1 dengan persentase 6% kategori “Kurang Aktif”, pertemuan ke-2 dengan persentase 23% kategori “Kurang Aktif”, pertemuan ke-3 dengan persentase 71% kategori “Aktif”, dan pertemuan ke-4 dengan persentase 100% kategori “Sangat Aktif”. (3) Hasil perkembangan sosial emosional anak pada pertemuan terakhir mencapai 100% anak yang berhasil dengan mendapatkan (BSH) dan (BSB).

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kombinasi model Project Based Learning, metode Show And Tell dan media Loose Part dapat mengembangkan aktivitas dan hasil perkembangan sosial emosional anak dengan sangat aktif dan berkembang sangat baik. Disarankan bagi kepala sekolah, guru dan peneliti selanjutnya dapat menjadi bahan masukan informasi untuk mengembangkan aspek sosial emosional anak.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI