DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN SOSIAL, DAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN PPKN MENGGUNAKAN MODEL “BAGUS” PADA SISWA KELAS IV SDN MAWAR 8 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | RANDRA PRASETIYA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-30 |
ABSTRAK
Prasetiya Randra. 2024. Meningkatkan Aktivitas, Keterampilan Sosial, dan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran PPKn Menggunakan Model “BAGUS” Pada Siswa Kelas IV SDN Mawar 8 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Ari Hidayat, M.Pd.
Kata kunci: Aktivitas Belajar, Keterampilan Sosial, Hasil Belajar, BAGUS, PPKn
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, keterampilan sosial dan hasil belajar siswa. Hal ini disebabkan siswa cenderung pasif, belum maksimalnya penggunaan model pembelajaran yang bervariasi, dan rasa sosial siswa yang rendah. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran BAGUS yaitu model kombinasi Problem Based Learning, Number Head Together, Sosiodrama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas siswa, menganalisis keterampilan sosial siswa dan untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Mawar 8, Kota Banjarmasin yang berjumlah 15 orang siswa terdiri dari 7 orang siswa laki-laki dan 8 orang siswa perempuan, pada semester 1 tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang diambil merupakan data kualitatif bersifat non numerik diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa dan keterampilan sosial kemudian menggunakan data kuantitatif secara numerik untuk hasil belajar siswa yang diperoleh melalui tes tertulis secara kelompok dan individu.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan pada setiap pertemuan aktivitas guru, pertemuan 1 memperoleh skor 14 mengalami peningkatan sampai pada pertemuan 4 memperoleh skor 38. Kemudian pada aktivitas siswa, pertemuan 1 memperoleh persentase 33% mengalami peningkatan sampai pada pertemuan 4 memperoleh persentase 93%. Adapun pada keterampilan sosial, pertemuan 1 memperoleh persentase 27% mengalami peningkatan sampai pada pertemuan 4 memperoleh persentase 93%. Untuk ketuntasan klasikal hasil belajar kognitif siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 33% menjadi 100%. Kemudian ketuntasan klasikal hasil belajar afektif siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 27%, menjadi 93%. Terakhir ketuntasan klasikal hasil belajar psikomotorik siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 33% menjadi 93%.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model BAGUS dapat meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan sosial, dan hasil belajar pada siswa. Adapun saran bagi kepala sekolah, guru, siswa dan peneliti lain adalah agar penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi dalam menggunakan model pembelajaran yang dapat meningkatkan meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan sosial dan hasil belajar siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI