DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Mengembangkan Aktivitas dan Kemampuan Motorik Halus Anak Menggunakan Model Project Based Learning, Explicit Instruction dan Media Insect Sensory Bin pada Kelompok A di TK Al-Hidayah Banjarmasin. | |
| PENGARANG | : | ARIANA RAIHAMAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-31 |
Raihamah, Ariana. 2024. Mengembangkan Aktivitas dan Kemampuan Motorik Halus Anak Menggunakan Model Project Based Learning, Explicit Intruction dan Media Insect Sensory Bin Pada Kelompok A di TK Al-Hidayah Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Prof. Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D.
Kata Kunci: Aktivitas, Motorik Halus, Project Based Learning, Explicit Instruction, Media Insect Sensory Bin.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah hasil perkembangan motorik halus anak pada kelompok A dalam menjumput, mengelus dan menjiplak bantuk. Hal ini disebabkan karena kurangnya aktivitas latihan dan stimulasi serta pembelajaran satu arah dan kurang menarik, dampaknya kemampuan motorik halus anak tidak akan berkembang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas anak dan hasil kemampuan motorik halus anak.
Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas, dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan, setting penelitian pada anak kelompok A TK Al-Hidayah Banjarmasin yang berjumlah 9 anak (5 laki-laki dan 4 perempuan). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara serta penilaian kemampuan motorik halus. Analisis data penelitian ini menerapkan teknik deskriptif analisis serta cross tabulasi dijabarkan dengan table, grafik serta interpretasi melalui persentase. Indikator keberhasilan aktivitas guru dikatakan berhasil apabila mencapai kategori “Sangat Baik”, aktivitas mencapai kategori “Hampir Seluruh Anak Aktif dan Seluruh Anak Aktif” dan hasil perkembangan kemampuan motorik halus anak mencapai kategori “Berkembang Sangat Baik (BSB)”.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas guru pada pertemuan ke-1 mendapat skor 22 dengan kategori “Baik” dan terus meningkat hingga pertemuan ke-4 mendapat skor 28 dengan kategori “Sangat Baik”. (2) Aktivitas anak pada pertemuan ke-1 mendapat persentase 55,5% kategori “Sebagian Anak Aktif”dan terus meningkat hingga pertemuan ke-4 mendapat persentase 100% kategori “Seluruh Anak Aktif”. (3) Hasil perkembangan kemampuan motorik halus anak pada pertemuan ke-1 mendapat persentase 44,4% dan terus meningkat hingga pertemuan ke-4 mencapai 100% anak berhasil berkembang dengan kategori “Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB)”.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model Project Based Learning, Explicit Instruction, dan media Insect Sensory Bin dapat mengembangkan aktivitas dan hasil kemampuan motorik halus anak dengan sangat baik dan seluruh anak aktif. Disarankan bagi kepala sekolah, guru dan peneliti selanjutnya dapat menjadi bahan masukan informasi untuk memperbaiki pembelajaran pada anak.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI