DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING, CONTEXTUAL TEACHING LEARNING, DAN PICTURE AND PICTURE SISWA KELAS 4 SDN HANDIL BAKTI KECAMATAN ALALAK KABUPATEN BARITO KUALA
PENGARANG:MUHAMMAD MUNAIYA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-31


ABSTRAK

Munaiya, Muhammad, 2024. Meningkatkan Hasil Belajar IPS Pada Materi

Menggunakan Kombinasi Model Pembelajaran Based Learning,

Contextual Teaching Learning, Dan Picture And Picture Siswa Kelas 4

SDN Handil Bakti Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala. Skripsi.

Program Pendidikan Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu

Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing : Dr.

Hj. Susilawaty, M. Pd.

Kata Kunci : Hasil Belajar, Problem Based Learning, Contextual Teaching

Learning, dan Picture And Picture.

Permasalahan penilitian ini adalah siswa menjadi tidak aktif saat

berdiskusi pada materi keragaman suku bangsa di Indonesia, siswa dalam

menguasai materi keragaman suku bangsa di Indonesia, dan hasil belajar siswa

pada materi keragaman suku bangsa di Indonesia yang rendah. Salah satu upaya

untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan model

pembelajaran Problem Based Learning, Contextual Teaching Learning, dan

Picture And Picture.

Penelitian ini menggunakan menggunakan penilitian tindakan kelas

(PTK). Subjek penelitian yakni siswa kelas IV SDN Handil Bakti tahun

pembelajaran 2023/2024 berjumlah 30 siswa terdiri 16 siswa laki-laki dan 14

siswa perempuan. Jenis data penelitian yang digunakan adalah data kualitatif dan

data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari hasil lembar penilaian observasi

aktivitas guru dan aktivitas siswa. Data kuantitatif diperoleh dari teknik

pengukuran tes tertulis secara individu berupa lembar soal evaluasi. Analisis data

pada kualitatif menggunakan uraian yang bersifat deskripsi, sedangkan kuantitatif

menggunakan analisis deskripsi berupa interpretasi persentase Cross Tabulation

Analysis.

Hasil peniliti mengungkapkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan I

memperoleh skor 23 dengan kriteria “Baik”, pertemuan II memperoleh skor 29

dengan kriteria “Baik”, dan pertemuan III mencapai skor 31 dengan kriteria

“Sangat Baik”. Aktivitas siswa pertemuan I memperoleh 27% dengan kriteria

“Kurang Aktif”, pertemuan II memperoleh 77% dengan kriteria “Aktif”, dan

pertemuan III meningkat secara signifikan sehingga memperoleh 100% dengan

kriteria “Sangat Aktif”. Sehingga hal ini berdampak pada hasil belajar pertemuan I

memperoleh ketuntasan klasikal 7% dengan keterangan “Tidak Tuntas, pertemuan

II memperoleh ketuntasan klasikal 63% dengan keterangan “Tidak Tuntas, dan

pertemuan III memperoleh ketuntasan klasikal 100% dengan keterangan “Tuntas”.

Berdasarkan hasil temuan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran pada

materi Keragaman Sosial dan Budaya Di Indonesia dengan menggunakan

kombinasi model Problem Based Learning, Contextual Teaching Learning, dan

Picture And Picture berhasil meningkatkan proses aktivitas guru, aktivitas siswa,

dan hasil belajar siswa. Untuk itu disarankan model ini dapat dijadikan alternatif

dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI