DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LENTERA PADA PEMBELAJARAN IPS KELAS V SDN KEBUN BUNGA 6 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | NISRINA QURRATU AIN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-31 |
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPS. Penyebabnya karena pembelajaran bersifat satu arah saja, sehingga siswa belum bisa berpikir kritis dalam memecahkan masalah, guru tidak menggunakan model yang bervariasi sehingga siswa sulit memahami konsep pembelajaran IPS, siswa belum mampu mengrealisasikan pembelajaran ke kehidupan sehari – hari sehingga hasil belajar siswa tidak memenuhi standar KKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perbaikan kualitas pembelajaran melalui aktivitas guru, aktivitas siswa, dan untuk menganalisis peningkatan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar, serta hasil belajar siswa dengan menggunakan model LENTERA.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan IV pertemuan dengan jumlah siswa 19 orang pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa. Data kuantitatif diperoleh dari hasil belajar siswa melalui tes tertulis secara kelompok maupun individu. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif analisis cross tabulasi dijabarkan dengan tabel, grafik dan interpretasi dengan persentase.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan I sampai IV meningkat dari skor 33 menjadi skor 46. Aktivitas siswa pada pertemuan I sampai IV meningkat dari persentase 47% menjadi 89% dan memperoleh kriteria sangat aktif. Keterampilan berpikir kritis siswa pada pertemuan I sampai IV meningkat dari 57% menjadi 89% dengan kriteria sangat terampil. Motivasi belajar siswa pada pertemuan I sampai IV meningkat dari persentase 33% menjadi 95% dengan kriteria sangat tinggi. Ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari persentase 42% menjadi 100%.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model LENTERA dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa serta hasil belajar siswa. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu referensi dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, motivasi belajar siswa dan hasil belajar siswa
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI