DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MUATAN IPA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING, GROUP INVESTIGATION, DAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING DI KELAS V SDN MAWAR 8 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | NANDA RUSPINA PUTRI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-31 |
ABSTRAK
Putri, Nanda Ruspina. 2024. Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa pada Muatan IPA dengan Menggunakan Model Problem Based Learning, Group Investigation, dan Contextual Teaching Learning di Kelas V SDN Maar 8 Banjarmasin. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Tika Puspita Widya Rini, M.Pd.
Kata Kunci : Berpikir Kritis, Hasil Belajar, Problem Based Learning, Group Investigation, Contextual Teaching Learning
Permasalahan pada penelitian adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada muatan IPA. Hal ini disebabkan oleh kemampuan berpikir kritis siswa masih tergolong rendah, ketika proses pemecahan masalah siswa kurang mampu dalam mengidentifikasi permasalahan sehingga sulit dalam menyelesaikan permasalahan selain itu model pembelajaran yang belum bervariasi juga membuat siswa cenderung bosan dan jenuh saat proses pembelajaran yang juga menyebabkan pemahaman materi dan konsep IPA siswa juga menurun. Untuk mengatasi masalah tersebut maka di terapkanlah model Problem Based Learning, Group Investigation, dan Contextual Teaching Learning sebagai salah satu alternatif solusi permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan 4 kali Pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Mawar 8 Banjarmasin tahun pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 12 orang. Pengumpulan data aktivitas guru, aktivitas siswa, dan keterampilan berpikir kritis diperoleh melalui lembar hasil observasi dan hasil belajar diperoleh melalui tes individu. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yang dijabarkan melalui tabel, grafik, interpretasi dan persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 sampai 4 mengalami peningkatan dari skor 22 hingga 32. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 50% hingga 100% dengan kriteria sangat aktif. Keterampilan berpikir kritis pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 42% hingga 92% dengan kriteria sangat terampil. Hal tersebut juga mempengaruhi meningkatnya hasil belajar siswa pertemuan 1 sampai 4 dari 58 % sampai 83% secara klasikal.
Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning, Group Investigation, dan Contextual Teaching Learning dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa. Saran yang diberikan bahwa penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi ataupun alternatif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI