DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA MUATAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL BERAMEAN PADA SISWA KELAS V SDN MELAYU 2 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | STEVEN RIYADH AKBAR | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-31 |
Akbar, Steven Riyadh (2024). Meningkatkan Aktivitas Dan Keterampilan Berpikir Kritis Pada Muatan Matematika Menggunakan Model Beramean Pada Siswa Kelas V SDN Melayu 2 Banjarmasin.Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Dosen Pembimbing: Akhmad Riandy Agusta, M.Pd.
Kata Kunci: Aktivitas, Berpikir Kritis, Hasil Belajar, BERAMEAN.
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan keterampilan berpikir kritis siswa yang mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran. Hal ini disebabkan pembelajaran bersifat satu arah, kurangnya keaktifan siswa saat pembelajaran, tidak menggunakan model dan media pembelajaran bervariasi, serta siswa belum menguasai indikator berpikir kritis. Upaya mengatasinya dengan menggunakan model BERAMEAN. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis peningkatan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, serta hasil belajar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian PTK yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian yaitu siswa kelas V SDN Melayu 2 Banjarmasin yang berjumlah 20 orang. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa. Data kuantitatif diperoleh dari pengukuran tes tertulis secara individu dan kelompok berupa lembar kerja kelompok dan evaluasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 sampai 4 memperoleh kriteria “sangat baik”. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari kriteria “Sebagian Kecil Siswa Aktif” menjadi “Seluruh Siswa Aktif”. Keterampilan berpikir kritis pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari kriteria “Sebagian Kecil Siswa Terampil” menjadi “Hampir Seluruh Siswa Terampil”. Sehingga hal ini berdampak pada hasil belajar afektif, kognitif dan psikomotorik siswa pertemuan 1 sampai 4 terjadi peningkatan secara klasikal.
Berdasarkan temuan dapat disimpulkan bahwa model BERAMEAN dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis serta hasil belajar pada siswa. Untuk itu disarankan model tersebut dapat dijadikan sebagai alternatif bagi kepala sekolah, guru dan peneliti selanjutnya dalam meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa dan keterampilan berpikir kritis yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa di sekolah.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI