DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN GERAK TERKOORDINASI ANAK MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING, MODEL EXPLICIT INSTRUCTION DAN PERMAINAN EGRANG BATOK KELAPA PADA KELOMPOK B TK MURAI TAPIN
PENGARANG:AZIZAH NORSAFITRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-31


Norsafitri, Azizah. 2024. Mengembangkan Gerak Terkoordinasi Anak Menggunakan Model Project Based Learning, Model Explicit Instruction Dan Permainan Egrang Batok Kelapa Pada Kelompok B Tk Murai Tapin. SkripsiProgramS1PendidikanGuruPendidikanAnakUsiaDini.Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Ratna Purwanti, S.Pd., M.Pd.

Kata Kunci: Egrang Batok Kelapa, Explicit Instruction, Gerak Terkoordinasi, Motorik Kasar, Project Based Learning

 

Permasalahan dalam penelitian ini adalah perkembangan motorik kasar anak dalam melakukan gerak terkoordinasi pada kelompok B Hal ini dikarenakan kurangnyakegiatanyangmenstimulasikemampuangerakterkoordinasianaksebab pembelajaranyangdilakukanolehguruhanyamenggunakangerakan-gerakanyang sudah biasa dilakukan dan berulang, sehingga pembelajaran menjadi kurang optimal dan pembelajaran yang dilakukan masih bersifat satu arah dan kurang menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak dan untuk menganalisis hasil perkembangan motorik kasar anak khususnya dalam melakukan gerak terkoordinasi.

Pendekatan ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya adalahPenelitianTindakanKelas(PTK) dengan4kalipertemuan,settingpenelitian padaanakkelompokBTKMuraiTapinyangberjumlah10anak.Jenisdatadalam penelitian ini adalah data kualitatif, analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif danAnalisis cross tabulasi yang gambarkan dalam bentuk tabel, grafik dan deskriptif kualitatif.

Hasilpenelitianmenunjukkanbahwa(1)aktivitasguruterlaksanadenganbaik dari pertemuan 1 sampai 3 dan pertemuan 4 sangat baik, (2) Aktivitas Anak pada pertemuan 1 mendapat persentase 44% dengan kategori “Cukup Aktif” dan terus meningkathinggapertemuan4mendapatpersentase90%dengankategori“Sangat Aktif, (3) Hasil perkembangan motoric kasar anak dalam melakukan gerak terkoordinasipadapertemuan1mendapatkanpersentase33%danterusmeningkat pada pertemuan 4 mendapat persentase 100%.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning, model Explicit Instruction dan Permainan Egrang Batok Kelapa dalam kegiatan pembelajaran dapat mengembangkan aktivitas dan meningkatkan hasil perkembangan motorik kasar dalam melakukan gerakan terkoordinasi pada anak Kelompok B TK Murai Tapin. Disarankan bagi kepala sekolah, guru dan peneliti selanjutnya dapat menjadi bahan masukan informasi untuk memperbaiki pembelajaran pada anak.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI