DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS MEMBACA INTENSIF DAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI MENEMUKAN DAN MENGIDENTIFIKASI INFORMASI MENGGUNAKAN MODEL TERATAI (SQ3R, TPS, DAN MAKE A MATCH) PADA KELAS IV SDN KOLAM MAKMUR | |
| PENGARANG | : | AISYAH UTARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-31 |
Utari, Aisyah, (2024). Meningkatkan Aktivitas Membaca Intensif dan Berpikir Kritis pada Materi Menemukan dan Mengidentifikasi Informasi Menggunakan Model TERATAI (SQ3R, TPS, dan Make a Match) pada Kelas IV SDN Kolam Makmur. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Dr. Rizky Amelia, S.Pd., M.Pd.
Kata Kunci: Aktivitas Membaca Intensif, Berpikir Kritis, TERATAI
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas membaca intensif dan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penyebab dari permasalahan tersebut adalah kurangnya aktivitas membaca, khususnya aktivitas membaca intensif, esensi pembelajaran keterampilan berpikir kritis belum terintegrasi secara maksimal, pembelajaran kurang menarik dan menyenangkan serta kurangnya penggunaan model pembelajaran yang bervariatif. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut yakni dengan menggunakan model TERATAI yang merupakan kombinasi dari model SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review), TPS (Think Pair Share) dan Make a Match. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas dalam pembelajaran yang meliputi aktivitas guru dan aktivitas peserta didik, aktivitas membaca intensif, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar peserta didik dalam muatan Bahasa Indonesia materi menemukan dan mengidentifikasi informasi di dalam teks dan gambar pada kelas IV.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SDN Kolam Makmur Kab.Barito Kuala tahun pelajaran 2023/2024 dengan jumlah 25 orang yang terdiri dari 8 peserta didik laki-laki dan 17 peserta didik perempuan. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas peserta didik, aktivitas membaca intensif, dan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Data kuantitatif diperoleh melalui teknik pengukuran dengan tes tertulis secara kelompok dan individu. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analisis yang dijabarkan dengan tabel dan interpretasi dengan persentase.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas dalam pembelajaran yang meliputi aktivitas guru pada pertemuan I sampai IV mendapat skor 27 menjadi skor 40 dan aktivitas peserta didik pada pertemuan I sampai IV meningkat dari persentase 40% menjadi 100% secara klasikal. Aktivitas Membaca Intensif pada pertemuan I sampai IV meningkat dari persentase 44% menjadi 100% secara klasikal. Keterampilan berpikir kritis pada pertemuan I sampai IV meningkat dari 28% sampai 92% secara klasikal. Untuk ketuntasan klasikal hasil belajar kognitif peserta didik pada pertemuan I sampai IV meningkat dari 12% hingga 88%. Hasil belajar afektif pada pertemuan I sampai IV terjadi peningkatan dari 36% hingga 96%.Hasil belajar psikomotorik pertemuan I sampai IV meningkat dari 32% menjadi 92% secara klasikal.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model TERATAI dapat meningkatkan aktivitas membaca intensif dan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Hasil penelitian ini dapat disarankan kepada guru dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan model pembelajaran. Bagi kepala sekolah sebagai pengukuhan terhadap aktivitas guru dalam pengembangan profesi. Dan bagi peneliti lain sebagai referensi dalam pengkombinasian model pembelajaran.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI