DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS, KEMAMPUAN KERJA SAMA, DAN HASIL BELAJAR PADA SISWA MUATAN PPKN MENGGUNAKAN MODEL SINERGI DI KELAS V SDN ALALAK SELATAN 2 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | NOR AULIA MAULIDARRAHMAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-31 |
Maulidarrahmah, Nor Aulia (2024). Meningkatkan Aktivitas, Kemampuan Kerja Sama, dan Hasil Belajar pada Siswa Muatan PPKn Menggunakan Model SINERGI di Kelas V SDN Alalak Selatan 2 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd., Ph.D.
Kata Kunci: Aktivitas, Kerja Sama, Hasil Belajar, PPKn, Model SINERGI
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, kemampuan kerja sama, dan hasil belajar pada siswa muatan PPKn. Hal ini disebabkan karena pembelajaran yang bersifat satu arah, siswa tidak terbiasa dalam belajar secara kelompok, serta pembelajaran kurang bermakna. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui penggunaan model pembelajaran SINERGI (Problem Based Learning, Team Games Tournament, dan Discovery Learning). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas, kemampuan kerja sama, dan hasil belajar pada siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan. Setting penelitian adalah siswa kelas V SDN Alalak Selatan 2 Banjarmasin tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 22 orang. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, dan kemampuan kerja sama siswa. Data kuantitatif diperoleh dari hasil belajar siswa melalui pengukuran tes tertulis berupa lembar kerja dan lembar evaluasi secara individu dan kelompok. Analisis data menggunakan teknik deskriptif dengan crosstab yang dijabarkan dengan tabel, grafik, dan interpretasi persentase. Indikator keberhasilan penelitian dengan ketuntasan belajar yaitu ≥81% siswa mencapai nilai ≥70.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan I sampai III telah terlaksana dengan kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas siswa pada pertemuan I sampai III meningkat dari persentase 45% menjadi 91% dan memperoleh kriteria “Hampir Seluruhnya Sangat Aktif”. Kemudian, kemampuan kerja sama siswa pada pertemuan I sampai III meningkat dari persentase 41% menjadi 95% dan memperoleh kriteria “Hampir Seluruhnya Terampil”. Hasil belajar siswa dari pertemuan I sampai pertemuan III aspek kognitif meningkat dari 59% menjadi 96% tuntas secara klasikal.
Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model SINERGI dapat meningkatkan aktivitas siswa, kemampuan kerja sama siswa, serta hasil belajar siswa. Adapun saran bagi guru, kepala sekolah, dan peneliti lain agar penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam memilih penggunaan model pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas, kemampuan kerja sama, dan hasil belajar pada siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI