DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA MUATAN IPAS DENGAN MODEL PANTING SISWA KELAS V SDN DANDA JAYA 2
PENGARANG:RISKA AULIA UTAMI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-31


Utami, Riska Aulia (2024) Meningkatkan Aktivitas dan Keterampilan Berpikir Kritis Pada Muatan IPAS Dengan Model PANTING Siswa Kelas V SDN Danda Jaya 2. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FakultasKeguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing :Akhmad Riandy Agusta, M. Pd.

 

Kata Kunci : Aktivitas Belajar, Keterampilan Berpikir Kritis, Model PANTING

 

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa pada muatan IPAS. Hal ini disebabkan belum berkembangnya sikap ilmiah siswa, siswa juga cenderung masih pasif dalam mengikuti pembelajaran, pemahaman siswa terhadap suatu konsep pembelajaran juga masih rendah, dan belum mengembangkan keterampilan prosesnya serta rendahnya serta rendahnya keterampilan berpikir ktitis siswa. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran PANTING dalam pembelajaran IPAS. Model ini merupakan kombinasi dari model pembelajaran Problem Based Learning, Two Stay Two Stray, dan Mind Mapping.

Penelitian ini menerapkan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar melalui sebuah solusi yaitu model pembelajaran inovatif PANTING. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Danda Jaya 2 yang berjumlah 16 orang siswa terdiri dari 10 orang siswa laki-laki dan 6 orang siswa perempuan, pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Data yang dikumpulkan merupakan data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, dan keterampilan berpikir kritis, kemudian menggunakan data kuantitatif yang diperoleh hasil belajar siswa melalui teknik yang diperoleh tes tertulis secara individu dan kelompok. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis keterkaitan antar aspek penelitian yang dijabarkan menggunakan tabel, grafik dan interpretasi dengan persentase.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 32, hasil ini selalu meningkat disetiap pertemuan hingga pertemuan terakhir mencapai skor 44. Siswa yang memperoleh kriteria sangat aktif pada aspek aktivitas siswa pertemuan 1 dengan persentase 31%, hasil ini terus meningkat hingga pertemuan akhir mencapai persentase 88%. Selanjutnya siswa yang memperoleh kriteria cukup terampil pada aspek keterampilan berpikir kritis pada pertemuan 1 dengan persentase 31%, hasil ini terus meningkat disetiap pertemuannya hingga pada pertemuan terakhir mencapai persentase 88%.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PANTING dapat meningkatkan aktivitas, keterampilan berpikir kritis siswa dan hasil belajar siswa. Adapun saran bagi kepala sekolah, guru, dan peneliti lain adalah agar penelitian ini dapat dijadikan referensi dalam memberikan bimbingan kepada guru agar dapat menerapkan model pembelajaran yang bervariasi, kemudian bahan pertimbangan dalam memilih model pembelajaran yang sesuai, serta dapat memanfaatkan hasil penelitian ini dengan semaksimal mungkin untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI