DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Hubungan Pengetahuan, Dukungan Keluarga, Ketersediaan Fasilitas Kesehatan dan Budaya Terhadap Kepatuhan Antenatal Care (Studi Observasional Analitik pada Ibu Hamil dan Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tabuk 1)
PENGARANG:RADIATUL ISNANIAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-31


Antenatal care adalah suatu program yang terencana berupa observasi, edukasi, dan penanganan medik pada ibu hamil untuk memperoleh suatu proses kehamilan serta persalinan yang aman dan memuaskan. Rendahnya capaian antenatal care dapat menjadi salah satu penyebab Angka Kematian Ibu. Angka kematian ibu di Indonesia pada tahun 2022 mencapai 207 per 100.000 KH melebihi target rencana strategi atau renstra sebesar 190 per 100.000 KH. Menurut teori WHO, terdapat 4 determinan mengapa seseorang berperilaku, yakni pemikiran dan perasaan, adanya acuan atau referensi dari seseorang yang dipercayai, sumber daya yang tersedia dan kebudayaan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel sebanyak 102 responden dan pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden patuh dalam melakukan antenatal care dengan persentase 69,6%. Pada penelitian ini didapatkan bahwa variabel pengetahuan (p-value= <0,001 dan prevalensi ratio= 5,867), dukungan keluarga (­p-value=<0,001 dan prevalensi ratio= 4,877), ketersediaan fasilitas kesehatan (p-value­=0,003 dan prevalensi ratio= 2,536) dan budaya (p-value=0,001 dan prevalensi ratio=2,829). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan, dukungan keluarga, ketersediaan fasilitas kesehatan dan budaya terhadap kepatuhan antenatal care.

 

Kata kunci: Kepatuhan, antenatal care, pengetahuan, dukungan keluarga, ketersediaan fasilitas, budaya

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI