DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PADA MUATAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PENA PADA SISWA KELAS V SDN SUNGAI BILU 1 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | WAFA NAZIAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-31 |
Naziah, Wafa. 2024. Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Pada Muatan Matematika Menggunakan Model PENA Pada Siswa Kelas V SDN Sungai Bilu 1 Banjarmasin. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing: Maimunah,M.Pd.
Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kreatif, Model PENA.
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, kemampuan berpikir kreatif, dan hasil belajar pada muatan Matematika. Hal ini disebabkan kurangnya pemahaman siswa terhadap materi, pembelajaran belum memberikan siswa berkreativitas, pembelajaran berlangsung satu arah, dan model pembelajaran yang tidak inovatif. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan model PENA (Project Based Learning, Numbered Head Together, dan Snowball Throwing). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa, serta menganalisis kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Sungai Bilu 1 Banjarmasin yang berjumlah 30 orang siswa, pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Jenis data dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, dan kemampuan berpikir kreatif. Data kuantitatif untuk hasil belajar siswa yang diperoleh melalui tes tertulis secara kelompok dan individu. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif analisis dan dijabarkan dengan tabel, grafik, dan interpretasi dengan persentase.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 sampai pertemuan 4 meningkat dari skor 24 dengan kriteria “Baik” hingga skor 32 dengan kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 sampai pertemuan 4 meningkat dari 47% dengan kriteria “Sebagian Siswa Aktif” hingga 93% dengan kriteria “Hampir Seluruh Siswa Aktif”. Kemampuan berpikir kreatif pada pertemuan 1 sampai pertemuan 4 meningkat dari 43% dengan kriteria “Cukup” hingga 93% dengan kriteria “Sangat Baik”. Hasil belajar siswa aspek kognitif pada pertemuan 1 sampai pertemuan 4 dari 47% hingga 97%, aspek afektif pertemuan 1 sampai pertemuan 4 dari 47% hingga 93%, dan aspek psikomotorik pada pertemuan 1 sampai pertemuan 4 dari 50% hingga 97%.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model PENAdapat meningkatkan aktivitas siswa, kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar. Disarankan dalam penggunaan model PENA dapat dijadikan salah satu bahan dalam membina guru menggunakan variasi model. Sebagai pertimbangan dalam menggunakan model untuk meningkatkan aktivitas siswa yang berdampak pada peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa. Menjadi salah satu referensi pada penelitian selanjutnya dengan mempertimbangkan alokasi waktu dan kondisi siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI