DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Meningkatkan Keterampilan Aspek Motorik Halus Anak Menggunakan Model Project Based Learning, Demonstrasi dan Media Bahan Alam Pada Kelompok B TK Al-Hidayah Banjarmasin. | |
| PENGARANG | : | RAHMALINA ISYWARA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-01 |
Isywara, Rahmalina. 2024. MeningkatkanKeterampilan Aspek Motorik Halus Anak Menggunakan Model Project Based Learning, Demonstrasi dan Media Bahan Alam Pada Kelompok B TK Al-Hidayah Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan IlmuPendidikan. Universitas Lambung MangkuratBanjarmasin. Pembimbing Akhmad RiandyAgusta, M.Pd.
Kata Kunci: Motorik Halus, Project Based Learning, Demonstrasi, Media Bahan Alam.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah hasilperkembangan motorik halus anak pada kelompok B dalam keterampilan motorik halus. Hal ini disebabkankurangnya kegiatan yang melatih kemampuan motorikhalus anak seperti menggunting dan menempel dan media yang guru gunakan kurang menarik dampaknyakemampuan anak dalam keterampilan motorik halusanak tidak akan berkembang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas anak dan hasil keterampilanmotorik halus anak.
Pendekatan penelitian ini menggunakankualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas, dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan, setting penelitian pada anak kelompok B TK Al-Hidayah Banjarmasin yang berjumlah 9 anak (4 laki-laki dan 5 perempuan). Teknik pengumpulan data menggunakanobservasi, dokumentasi dan wawancara serta penilaianaspek aktivitas guru, aktivitas anak dan hasilperkembangan keterampilan motorik halus anak.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaaktivitas guru pada pertemuan 1 mendapatkan skor 19, pertemuan II dengan kategori “Baik” dan terusmeningkat hingga pertemuan 3 mendapatkan skor 26 dengan kategori “Sangat Baik. Aktivitas anak pada pertemuan 1 mendapatkan persentase 11,1% kategori“Hampir Tidak Ada Anak Aktif” dan terus meningkathingga pertemuan 3 mendapat persentase 100% kategori “Seluruh Anak Aktif’. Hasil keterampilanmotorik halus pada pertemuan 1 mendapat persentase33,3% dan terus meningkat hingga pertemuan 3 mencapai 100% anak berhasil berkembang dengankategori “Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB)”.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkanbahwa kombinasi model Project Based Learning, Demonstrasi, dan Media Bahan Alam dapatmeningkatkan dan hasil keterampilan motorik halusanak dengan sangat baik dan seluruh anak aktif. Disarankan bagi kepala sekolah, guru dan penelitiselanjutnya dapat menjadi bahan masukan informasiuntuk memperbaiki pembelajaran pada anak.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI