DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN ASPEK KOGNITIF MELALUI KOMBINASI MODEL PROJECT BASED LEARNING, MODEL DIRECT INSTRUCTION DAN MEDIA BAHAN ALAM PADA KELOMPOK B TK ISLAM MADINATURRAMLAH BANJARMASIN
PENGARANG:HUMAIRA HUSNA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-01


 

 

Humaira Husna, 2024. “Meningkatkan Aspek Kognitif Melalui Kombinasi Model Project Based Learning, Direct Instruction dan Media Bahan Alam Pada Kelompok B TK Islam Madinaturramlah Banjarmasin” Skripsi, Program PG-PAUD FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Mohammad Dani Wahyudi. S.Pd.I, M.Pd

Kata kunci : Aspek kognitif, Media Bahan Alam, Project Based Learning, Direct   Instruction.

Permasalahan pada penelitian ini adalah belum berkembangnya kemampuan aspek kognitif anak dalam mengenal bahan alam berdasarkan tekstur, bentuk dan ukuran. Seperti mengajarkan anak dengan sesuatu yang real atau nyata dengan menggunakan bahan alam dan memperkenalkan anak dengan tekstur, ukuran dan bentuk. Hal ini disebabkan guru hanya berfokus pada lembar kerja peserta didik, media yang digunakan guru tidak menarik maka akibatnya anak tidak kreatif dan guru tidak memanfaatkan lingkungan sekitar untuk dijadikan media.

Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Lokasi penelitian di Tk Islam Madinaturramlah Banjarmasin dan yang diteliti berjumlah 13 anak. teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas anak dan perkembangan aspek kognitif. Analisis data dalam bentuk deskripsi bentuk tabel dan grafik. Adapun indikator keberhasilan aktivitas guru dikatakan berhasil apabila mencapai skor ≥18 (Sangat Baik), aktivitas anak secara individu dikatakan berhasil apabila mencapai skor ≥13 (Sangat Aktif) sedangkan secara klasikal dikatakan berhasil apabila mencapai skor ≥85% (Anak Sangat Aktif).

Hasil aktivitas guru pada pertemuan pertama yaitu skor 14 dengan jumlah persentase 58% (Baik) pada pertemuan kedua yaitu skor 18 dengan jumlah persentase 75% (Sangat Baik) pada pertemuan ketiga yaitu skor 21 dengan jumlah persentase 87% (Sangat Baik) dan pada pertemuan keempat yaitu skor 23 dengan jumlah persentase 95% (Sangat Baik). Hasil aktivitas anak pada pertemuan pertama yaitu 14% (Kurang Aktif), pada pertemuan kedua 38% (Kurang Aktif), pada pertemuan ketiga 83% (Aktif) dan pertemuan keempat 99%  (Sangat Aktif). Hasil perkembangan aspek kognitif dengan kategori “Berhasil Berkembang” pada pertemuan pertama 15%, pertemuan kedua 38%, pertemuan ketiga 53% dan pertemuan keempat 99% dengan tingkat capaian (Berkembang Sesuai Harapan dan Berkembang Sangat Baik).

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa menggunakan model Project Based Learning, model Direct Instruction dan media bahan alam pada kelompok B Tk Islam Madinaturramlah Banjarmasin dalam meningkatkan aspek kognitif berdasarkan tekstur, bentuk dan ukuran mengalami perkembangan secara optimal dan hipotesis dapat diterima. Disarankan untuk menggunakan model dan metode ini untuk dijadikan sebagai salah-satu alternatif dalam meningkatkan aktivitas anak yang berdampak pada hasil perkembangan anak dalam aspek kognitif.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI