DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA MUATAN IPA TEMA 6 MATERI PERPINDAHAN KALOR DI SEKITAR KITA MENGGUNAKAN MODEL PBL DAN NHT DENGAN PENDEKATAN TPACK PADA SISWA KELAS V DI SDN MANARAP BARU KABUPATEN BANJAR
PENGARANG:ANNISA NUR PRATIWI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-01


Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan

berpikir kritis dalam muatan IPA tema 6 materi perpindahan kalor di

sekitar kita. Hal tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih

berpusat pada guru, siswa yang pasif, kurangnya penggunaan model

pembelajaran, dan kurangnya penggunaan metode pembelajaran. Upaya

untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah menerapkan model

Problem Based Learning dan Numbered Head Together NHT dengan

Pendekatan TPACK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk

mendefinisikan aktivitas guru, meningkatkan aktivitas siswa dan

keterampilan berpikir kritis, dan menganalisis hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK),

yang dilaksanakan dengan 3 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah

siswa kelas V SDN Manarap Baru Kabupaten tahun pelajaran 2023/2024

dengan jumlah siswa sebanyak 23 orang. Jenis data dalam penelitian ini

adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari

observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, dan keterampilan berpikir kritis.

Data kuantitatif untuk hasil belajar siswa yang diperoleh melalui tes

tertulis secara kelompok maupun individu. Analisis data dalam penelitian

ini menggunakan deskriptif analisis cros tabulasi dijabarkan dengan tabel,

grafik dan interpretasi dengan persentase.

Hasil Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan

1 sampai 3 meningkat dari skor 21 hingga 30. Aktivitas siswa pada

pertemuan 1 sampai 3 meningkat dari 22% hingga 96% dengan kriteria

sangat aktif. Keterampilan berpikir kritis pada pertemuan 1 sampai 3

meningkat dari 30% hingga 96% dengan kriteria sangat terampil. Sehingga

mempengaruhi meningkatnya hasil belajar siswa aspek kognitif pertemuan

1 sampai 3 dari 22% hingga 83%, aspek afektif pertemuan 1 sampai 3 dari

30% hingga 61%, dan aspek psikomotorik dari pertemuan 1 sampai 3 dari

17% hingga 83%.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa

penggunaan model Problem Based Learning dan Numbered Head

Together dengan Pendekatan TPACK dapat meningkatkan aktivitas guru,

aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.

Disarankan dalam penggunaan model Problem Based Learning dan

Numbered Head Together dengan Pendekatan TPACK dapat dijadikan

sebagai salah satu referensi dalam meningkatkan kualitas aktivitas guru,

aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI