DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN KERJASAMA SISWA PADA MATERI SPOK MENGGUNAKAN MODEL SMART DI KELAS RENDAH SANGGAR BIMBINGAN ICC LADANG KOSMA MALAYSIA
PENGARANG:MUHAMMAD SAWALUDDIN WAHID
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-01


Permasalahan dalam penelitian ini yaitu rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kreatif, kemampuan kerjasama dan hasil belajar materi SPOK muatan bahasa Indonesia pada siswa kelas rendah Sanggar Bimbingan ICC Ladang Kosma Malaysia. Permasalahan itu disebabkan oleh siswa cenderung pasif terhadap pembelajaran, jiwa sosial siswa yang masih rendah, siswa kurang dalam menggunakan bahasa Indonesia, sistem belajar bersifat individual. Upaya mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan melakukan pembelajaran menggunakan model SMART. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru dan menganalisis aktivitas siswa, keterampilan berpikir kreatif, kemampuan kerjasama dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian Tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas rendah Sanggar Bimbingan ICC Ladang Kosma Malaysia, yang berjumlah 13 orang siswa pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan data kualitatif dan data kuantitatif. Pengambilan data kualitatif diperoleh dari hasil observasi aktivitas guru, siswa, keterampilan berpikir kreatif dan kemampuan kerjasama siswa. Data kuantitatif melalui persentase klasikal aktivitas siswa, keterampilan berpikir kreatif, kemampuan kerjasama dan hasil belajar siswa yang diperoleh melalui tes secara kelompok dan individu. Analisis data disajikan berupa deskripsi, tabel, dan grafik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan I sampai IV meningkat dari skor 19 menjadi skor 32. Aktivitas siswa pada pertemuan I sampai IV meningkat dari persentase 17% menjadi 90% dan memperoleh kriteria sangat aktif. Keterampilan berpikir kreatif pada pertemuan I sampai IV meningkat dari 21% menjadi 90% dan memperoleh kriteria sangat terampil. Kemampuan kerjasama siswa pada pertemuan I sampai IV meningkat dari 21% menjadi 90% dan memperoleh kriteria sangat mampu. Ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari persentase 21% menjadi 90% . Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model SMART dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kreatif, kemampuan kerjasama dan hasil belajar siswa. Adapun saran bagi guru, siswa, kepala sekolah/sanggar, dan peneliti selanjutnya adalah agar penelitian ini dapat dijadikan sebagai alternatif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan kemampuan kerjasama siswa yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI