DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PENGEMUDI ANGKUTAN BATUBARA DI PERUSAHAAN BATUBARA KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | KARINA RUSADI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-01 |
Risiko kelelahan yang dihadapi oleh pengemudi angkutan batubara dapat mengakibatkan penurunan kewaspadaan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja. Studi ini dilaksanakan dengan tujuan mengidentifikasi variabel-variabel yang berpengaruh terhadap kelelahan kerja di kalangan pengemudi tersebut. Dalam kajian ini, pendekatan kuantitatif cross-sectional dipilih sebagai metode penelitian. Universitas penelitian ini meliputi semua pengemudi angkutan batubara yang aktif, yang berjumlah 55 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 49 orang dipilih sebagai sampel melalui teknik purposive sampling, dengan syarat aktif bekerja, berusia antara 18-40 tahun, tidak mengidap gangguan tidur, dan bersedia berpartisipasi sebagai responden. Data dikumpulkan menggunakan observasi dan pengisian kuesioner yang termasuk Fatigue Assessment Scale (FAS), Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), NASA-TLX, serta kuesioner mengenai durasi kerja dan masa kerja. Hasil analisis data menunjukkan adanya korelasi signifikan antara kualitas tidur, beban kerja mental, dan durasi kerja dengan kelelahan kerja, dengan nilai p-value masing-masing adalah 0.001. Sementara itu, tidak ditemukan hubungan yang berarti antara masa kerja dan kelelahan kerja, dengan p- value sebesar 0.700. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan manajemen kualitas tidur, pengurangan beban kerja mental, dan penyesuaian durasi kerja adalah esensial untuk mengurangi kelelahan kerja di kalangan pengemudi. Temuan ini berkontribusi signifikan dalam memahami variabel yang mempengaruhi kelelahan kerja dan membuka peluang bagi perbaikan kondisi kerja di perusahaan batubara yang berlokasi di Kalimantan Selatan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI